MAKASSAR, — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengumumkan rencana untuk memperketat posko keamanan dan mencari akar masalah dari konflik berkepanjangan antar dua kelompok warga di Kecamatan Tallo, Makassar.Tawuran terbaru yang terjadi di wilayah tersebut mengakibatkan satu orang tewas dan tujuh rumah terbakar.Konflik di Tallo kembali memanas pada Selasa , memicu pemerintah kota dan aparat untuk menggelar pertemuan dengan warga di Aula SMK 5 Makassar, Jalan Sunu, pada Kamis .Baca juga: Sosiolog Unhas Beberkan 5 Faktor Penyebab Tawuran di Tallo Tak Kunjung RedaDalam pertemuan tersebut, pemerintah kota berkomitmen untuk melakukan kolaborasi guna mencari penyebab utama konflik.“Kurangnya ruang interaksi dan kegiatan bersama antar dua kelompok warga ini menjadi salah satu penyebab terjadinya tawuran,” ungkap Munafri, yang akrab disapa Appi, usai pertemuan.Ia menekankan bahwa situasi ini sangat mudah terprovokasi.Kompas.com/Reza Rifaldi Aparat gabungan TNI-Polri yang melakukan pengamanan di kawasan pekuburan Beroanging, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis .Pemerintah Kota Makassar berencana untuk mengoptimalkan penjagaan di posko-posko keamanan yang melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, serta peran aktif RT/RW dan warga setempat.“Diperketat lagi posko-posko penjagaan yang melibatkan seluruh unsur yang ada di dalam sembari berkeliling,” ujarnya.Di samping itu, penegakan hukum terhadap pelaku kriminal akan dilakukan secara maksimal untuk memberikan efek jera.“Penegakan hukum harus maksimal di para pelaku yang melakukan tindakan-tindakan kriminal,” tegasnya.Baca juga: Warga Tallo Usul Solusi Hentikan Tawuran: Buka Lapangan Kerja hingga Program “Barak Militer”Munafri juga menyoroti pentingnya keterlibatan tokoh masyarakat dalam menciptakan kondisi yang aman.Pemerintah telah menyiapkan pola pemberdayaan bagi warga, termasuk pendidikan nonformal untuk anak-anak usia dini dan pelatihan kerja bagi warga yang sudah memasuki usia produktif.Lebih lanjut, Munafri menyatakan bahwa pemerintah kota juga mempertimbangkan pembangunan sarana pendidikan, seperti Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah tersebut.Baca juga: Polisi Kantong Identitas 10 Provokator dan Pembakar Rumah di Tallo Makassar: Kemana Pun Kami Kejar“Di sana tidak ada sekolah SMP. Sehingga tidak ada ruang interaksi. Mereka tidak pernah bertemu dalam satu titik bersama. Ini yang akan kita bangun,” katanya.Munafri menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah menata kehidupan masyarakat dan memastikan mereka memahami bahwa konflik tidak memberikan keuntungan.
(prf/ega)
Wali Kota Makassar Ungkap Penyebab Konflik dan Perketat Keamanan di Tallo Pascatawuran Berhari-hari
2026-01-12 07:04:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:57
| 2026-01-12 06:55
| 2026-01-12 06:03
| 2026-01-12 05:31
| 2026-01-12 05:26










































