Kasus Balita Tewas Diduga Dianiaya, Polres Luwu Dalami Motif Pelaku, Ibu Korban Diperiksa

2026-01-12 04:39:56
Kasus Balita Tewas Diduga Dianiaya, Polres Luwu Dalami Motif Pelaku, Ibu Korban Diperiksa
LUWU, – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Luwu terus mendalami dugaan penganiayaan yang menyebabkan seorang balita berusia 2 tahun 9 bulan berinisial MA meninggal dunia di Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.Kasat Reskrim Polres Luwu, Iptu Muhammad Ibnu Robbani, menyatakan penyidik masih memeriksa secara intensif terhadap pria berinisial R yang diduga sebagai pelaku kekerasan terhadap korban.R juga diketahui sebagai pacar dari ibu korban.“Untuk motifnya, kami masih dalami. Dugaan awal mengarah pada adanya kekesalan R terhadap anak tersebut,” kata Ibnu saat dikonfirmasi di ruangannya, Senin sore.Selain memeriksa R, polisi juga memeriksa dua saksi lain, yakni ibu korban berinisial L serta mantan suami L yang berinisial A.Baca juga: Menko Yusril Tegaskan Rehabilitasi 2 Guru di Luwu Utara Terkait Status ASN Bukan Tindak Pidana“Perkembangan pemeriksaan saat ini meliputi pemeriksaan terhadap terduga pelaku R, ibu korban L, dan mantan suami ibu korban A,” kata Ibnu.Ibnu menyebutkan, penyidik menduga emosi R tidak stabil saat insiden terjadi.Namun, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian MA.Sebelumnya, tujuh personel tim Biddokkes Polda Sulsel melakukan otopsi terhadap jenazah korban selama hampir dua jam. “Hasil resmi otopsi diperkirakan keluar dalam waktu satu bulan,” ucapnya.Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa balok kayu, sapu, dan sebatang pipa gagang sapu.Baca juga: Balita di Luwu Tewas Diduga Dianiaya, Kekasih Sang Ibu Jadi TersangkaDalam pemeriksaan di ruang Unit PPA Polres Luwu, R mengaku melakukan kekerasan karena terpancing emosi akibat masalah sepele.“Malam itu korban buang air besar (BAB) di celana dan dianggap tidak menuruti perintahnya,” ujar R.Peristiwa tersebut terjadi di rumah kontrakan di Lamunre, Kecamatan Belopa Utara, pada Kamis malam.R mengaku awalnya hanya menegur korban setelah mencium bau tidak sedap.“Saya tanya apakah dia BAB, tapi dia tidak mengaku. Ternyata benar BAB,” tutur R.


(prf/ega)