Kaleidoskop 2025: Darurat Pencurian Besi Fasilitas Umum di Jakarta Utara

2026-01-14 17:56:04
Kaleidoskop 2025: Darurat Pencurian Besi Fasilitas Umum di Jakarta Utara
JAKARTA, – Sepanjang 2025, kasus pencurian besi fasilitas umum marak terjadi di wilayah Jakarta Utara.Aksi para pelaku menyasar berbagai infrastruktur publik yang vital bagi keselamatan warga, mulai dari Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), pelat besi kolong tol, pagar pembatas jalan, hingga plang pemberhentian transportasi umum.Sejumlah peristiwa pencurian tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) maupun video amatir warga, lalu menyebar luas di media sosial.Sebagian kasus diungkap kepolisian dan berujung penahanan pelaku, namun tak sedikit pula yang hingga kini belum jelas penanganannya karena tidak dilaporkan secara resmi.Berikut rangkuman sejumlah kasus pencurian besi fasilitas umum di Jakarta Utara sepanjang 2025:Baca juga: Pramono: JPO Pesanggrahan dan Pangkalan Jati Pakai Conwood, Tak Bisa DicuriPelat besi tangga JPO Kampung Bandan, Jakarta Utara, hilang dicuri maling pada Senin . Hilangnya pelat besi tersebut menjadi perbincangan publik setelah seorang warga membagikan kondisi tangga yang berlubang dan sulit dilintasi ke media sosial.Mirisnya, peristiwa ini bukan kali pertama terjadi di lokasi tersebut."Setahu saya tiga kali besinya hilang terus, terakhir baru dua hari lalu," ucap salah satu pemilik warung makan di bawah JPO Kampung Bandan bernama Holiso (40) saat diwawancarai Kompas.com di lokasi, Rabu .Holiso menduga pencurian terjadi pada malam hari ketika warung telah tutup dan aktivitas warga di sekitar jembatan sepi.Baca juga: Saat Maling Ketagihan Curi Besi JPO Kampung Bandan...Kasus serupa juga terjadi di JPO Jalan Bekasi Raya, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Pelat besi tangga jembatan ini dicuri pada Senin , mengakibatkan delapan anak tangga berlubang dan membahayakan pejalan kaki."Hasil pengecekan didapat adanya beberapa anak tangga yang hilang sebanyak delapan anak tangga," ucap Kapolsek Kelapa Gading Komisaris Seto Handoko saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin.Menurut warga, pencurian besi di JPO tersebut sudah terjadi berulang kali dan kerap dilaporkan ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui aplikasi JAKI. Namun, karena tidak mendapat respons, warga akhirnya melapor ke pihak kepolisian.Setelah menerima laporan dan mengecek lokasi kejadian, polisi segera melakukan perbaikan sementara."Selanjutnya, dilakukan pemanggilan tukang las untuk diperbaiki, sementara dibuatkan anak tangga dari besi," sambung Seto.Baca juga: Nekatnya Pencuri Pelat Besi JPO Kelapa Gading: Beraksi Siang Hari dan Tak Takut Ditegur/ SHINTA DWI AYU Kolong tol yang pelat besinya dicuri maling di Tanjung Priok, Jakarta Utara.Hilangnya ratusan pelat besi penopang beton kolong tol di RT 10 RW 08, dekat Jakarta International Stadium (JIS), Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ramai diperbincangkan pada Selasa .


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-01-14 16:58