OGAN ILIR, - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Ogan Ilir menceritakan berbagai pengalaman uniknya selama melayani masyarakat. Misalnya, baru-baru ini mereka dikontak seorang mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) Indralaya yang kesulitan mengganti tabung gas di kostnya.Permintaan tersebut langsung ditanggapi petugas yang bergegas menuju lokasi di Kelurahan Timbangan Indralaya Utara.“Dengan sigap, petugas kita bergerak ke kost mahasiswa tersebut untuk membantu mengganti tabung gas,” ujar Hanggarda Oktaviandri, Danru Regu C Posko Induk Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ogan Ilir, saat ditemui di kantornya, Rabu .Baca juga: Damkar Nunukan jadi Andalan Warga Perbatasan: Urusi Resleting Macet hingga Putus CintaHangga menjelaskan, Posko Layanan Laporan Damkar Ogan Ilir juga sering menerima telepon dari warga yang meminta berbagai bantuan.Permintaan tersebut bervariasi, mulai dari melepas cincin dari tangan, mencari kunci motor yang jatuh ke selokan, menyelamatkan kucing yang terjebak di sumur, hingga mengambilkan rapor seorang anak ke sekolah.“Banyak sekali telepon yang diterima di posko pelayanan. Alhamdulillah, semua kami layani dengan sebaik-baiknya. Tak ada yang kami abaikan. Jika kami tidak bisa, kami katakan tidak bisa, tetapi kami tetap datang dan berupaya membantu,” kata Hangga.Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya bisa bekerja sebagai petugas Damkar Ogan Ilir, merasa bahagia saat dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.“Alhamdulillah, saya senang bekerja sebagai petugas Damkar, khususnya di bidang penyelamatan. Saya merasa bahagia saat kesulitan warga dapat teratasi,” tambahnya.Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Yohanas, didampingi Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Amrullah Chandra, menyampaikan bahwa sejak Januari 2025 hingga saat ini, telah dilakukan 146 kegiatan penyelamatan berdasarkan laporan masyarakat.“Dari 146 kegiatan penyelamatan tersebut, mayoritas adalah permintaan pembersihan sarang tawon, mengevakuasi ular, dan melepas cincin,” ungkap Yohanas.Baca juga: Damkar Bangkalan Bantu Evakuasi Musang hingga Buaya, Tak Kenal Libur dan Siaga 24 JamYohanas juga menekankan pentingnya respons cepat terhadap laporan masyarakat.“Kami punya SOP bahwa setiap pengaduan dan laporan warga harus direspon paling lama 15 menit. Kami akan memverifikasi laporan tersebut dan jika benar, petugas langsung bergerak menuju lokasi yang dilaporkan,” ujarnya.Saat ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Ogan Ilir memiliki 120 personel yang dibagi ke dalam tiga pos.Namun, Yohanas mengakui bahwa fasilitas yang ada belum memadai untuk cakupan wilayah yang luas, yang mencakup 16 kecamatan dan 243 desa dan kelurahan.
(prf/ega)
Cerita Damkar Ogan Ilir, dari Dorong Motor Mogok hingga Ambil Rapor Siswa
2026-01-11 14:43:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 14:50
| 2026-01-11 14:42
| 2026-01-11 14:41
| 2026-01-11 13:40
| 2026-01-11 13:13










































