Satgas Damai Cartenz Ungkap KKB Papua Kini Didominasi Generasi Muda, Lebih Berani dan Sulit Diprediksi

2026-01-12 04:20:45
Satgas Damai Cartenz Ungkap KKB Papua Kini Didominasi Generasi Muda, Lebih Berani dan Sulit Diprediksi
JAYAPURA, – Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz menyebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kini banyak diisi oleh generasi muda yang dinilai lebih berani dan sulit diprediksi dibandingkan kelompok sebelumnya.Kasatgas Hubungan Masyarakat (Humas) Operasi Damai Cartenz Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Yusuf Sutejo mengatakan, keterlibatan kelompok usia muda membuat pola gerakan dan serangan KKB semakin agresif.“KKB kini banyak diisi oleh kelompok usia muda. Mereka lebih berani dan sulit terprediksi dibandingkan generasi sebelumnya,” ungkap Yusuf dalam keterangan yang diterima Kompas.com, Rabu .Baca juga: Satgas Damai Cartenz Catat Ada 15 Anggota KKB Tewas dan 20 Lainnya Ditangkap Sepanjang 2025Menurut Yusuf, generasi muda Papua yang tergabung dalam KKB berani melakukan serangan terhadap aparat TNI/Polri maupun warga sipil kapan saja, termasuk saat hari-hari ibadah.“Target mereka juga tak pandang bulu, baik TNI/Polri, warga sipil, guru dan tenaga kesehatan menjadi sasaran mereka (KKB),” ujarnya.Ia menyebut, karakter generasi muda dalam KKB ini membuat situasi keamanan di Papua semakin dinamis dan membutuhkan kewaspadaan tinggi dari aparat.Yusuf menjelaskan, berbagai aksi kekerasan bersenjata yang dilakukan KKB yang didominasi anak-anak muda tersebut lebih dilatarbelakangi upaya mencari perhatian dan eksistensi.“Motif mereka lebih kepada eksistensi dan mencari perhatian ditingkat lokal maupun internasional,” katanya.Baca juga: Anggota KKB Iron Heluka Dibekuk Saat Bakar Lapak Gorengan di YahukimoSepanjang Januari hingga Desember 2025, Satgas Operasi Damai Cartenz telah mengamankan 29 pucuk senjata api, 4.194 butir amunisi, 45 magazen, dua bahan peledak, 93 senjata tajam dan panah, serta 57 dokumen terkait aktivitas KKB.Selain itu, Satgas juga mengidentifikasi 44.171 tautan yang digunakan untuk menyebarkan propaganda pro-KKB melalui berbagai platform digital.Dalam periode yang sama, sebanyak 15 anggota KKB tewas akibat melakukan perlawanan bersenjata. Sementara 20 anggota KKB lainnya ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka karena terlibat dalam berbagai aksi kekerasan bersenjata di Papua.


(prf/ega)