IHSG Naik 0,32 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp 15.882 T

2026-01-11 14:41:52
IHSG Naik 0,32 Persen dalam Sepekan, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp 15.882 T
JAKARTA, - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini, yaitu pada periode 8 sampai dengan 12 Desember 2025, ditutup dengan mayoritas hasil yang positif.IHSG tercatat mengalami peningkatan 0,32 persen selama sepekan ini. Sementara itu, kapitalisasi pasar naik 0,24 persen.Sebagai catatan, pada Senin , IHSG dan kapitalisasi pasar BEI kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah dengan level 8.710,69 dan Rp 16.004 triliun.Dilansir dari keterangan resmi BEI, Minggu , IHSG ditutup pada level 8.660,49.Baca juga: IHSG Akhiri Pekan Menguat, Tembus Level 8.660Angka tersebut naik dari penutupan pekan sebelumnya yang berada pada level 8.632,76.Sementara itu, kapitalisasi pasar di bursa efek tercatat sebesar Rp 15.882 triliun, atau naik 0,24 persen dibandingkan penutupan pekan lalu senilai Rp 15.844 triliun.Selanjutnya, terjadi pelemahan pada rata-rata nilai transaksi harian bursa menjadi Rp 30,29 triliun.Angka ini naik 41,95 persen dibandingkan rata-rata transaksi pekan lalu sebesar Rp 21,34 triliun.Kemudian, rata-rata frekuensi transaksi harian bursa mengalami peningkatan 20,16 persen menjadi 3,2 juta kali transaksi selama sepekan.Pada pekan sebelumnya, rata-rata frekuensi transaksi harian bursa tercatat 2,66 juta kali.Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian bursa mengalami kenaikan 27,92 persen menjadi 59,35 miliar saham pada pekan ini.Pada pekan sebelumnya, rata-rata volume transaksi harian bursa tercatat 46,39 miliar saham.Kemudian, investor asing pada penutupan pekan ini mencatatkan nilai beli bersih Rp 282,27 miliar.Dengan begitu, sepanjang 2025, investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp 25,67 triliun.Baca juga: Spin-off Bisnis Fiber Jadi Katalis, Prospek Saham Telkom (TLKM) Kian Menarik


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-01-11 13:09