Pruv Finance Masuk Regulatory Sandbox OJK, Buka Akses Tokenisasi Aset Dunia Nyata

2026-01-12 06:02:51
Pruv Finance Masuk Regulatory Sandbox OJK, Buka Akses Tokenisasi Aset Dunia Nyata
JAKARTA, – Pruv Finance, yang dikembangkan oleh D3 Labs, resmi memperoleh persetujuan untuk masuk ke Regulatory Sandbox Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di bawah POJK 3/2024, dengan kategori Digital Financial Market Infrastructure (D-FMI).Pencapaian ini menjadikan Pruv Finance sebagai platform tokenisasi aset dunia nyata (Real-World Asset/RWA) berbasis Web3 pertama di dunia yang beroperasi di lingkungan yang diatur secara resmi.Langkah ini menandai babak baru bagi tokenized funds, yang tengah mentransformasi sistem keuangan global dengan mendigitalisasi kepemilikan aset, seperti surat utang negara, properti, dan dana investasi.Baca juga: DPR Minta Pemerintah dan Regulator Tanggap soal Tokenisasi Aset NyataSHUTTERSTOCK/A9 STUDIO Ilustrasi reksa dana, investasi reksa dana. Dividen reksa dana dapat dicairkan tunai atau diinvestasikan ulang jadi modal baru.Data menunjukkan, pada 2025 saja, lebih dari 7 miliar dollar AS aset seperti treasury dan reksa dana pasar uang telah ditokenisasi.Bahkan institusi besar seperti BlackRock dan Goldman Sachs kini turut membangun ekosistem di sektor ini.Meski demikian, sebagian besar produk tokenisasi selama ini masih terbatas pada investor terakreditasi di platform tertutup.Dengan memanfaatkan kerangka D-FMI Indonesia, Pruv Finance menghadirkan jembatan patuh regulasi antara keuangan tradisional dan Web3, sehingga investor dapat mengakses penerbitan tokenized assets secara teregulasi melalui blockchain.Baca juga: Pintu Mudahkan Akses Tokenisasi Saham untuk Pengguna Kripto RIMelalui D-FMI, institusi dapat menerbitkan, mendistribusikan, dan mengelola tokenized funds dengan transparansi penuh, sambil tetap berada di bawah pengawasan regulator.Pruv mengelola seluruh siklus hidup dana di blockchain, mulai dari langganan (subscription), penilaian (valuation), penebusan (redemption), hingga distribusi (distribution) di berbagai jaringan blockchain.“Tokenized funds bukanlah hal baru. Yang selama ini belum ada adalah cara untuk menghubungkan produk tersebut dengan investor nyata,” ujar Tigran, Co-Founder dan Co-CEO D3 Labs dalam siaran pers, Selasa .


(prf/ega)