Kenali Penyebab Osteoporosis, Salah Satunya karena "Mager"

2026-01-12 13:32:28
Kenali Penyebab Osteoporosis, Salah Satunya karena
JAKARTA, - Osteoporosis adalah penyakit tulang yang sering disebut sebagai “the silent disease” karena secara perlahan melemahkan tulang dan akhirnya patah. Penyakit  tidak menunjukkan gejala yang jelas di awal.Adapun, osteoporosis terdiri dari kata “osteo” yang artinya tulang, dan “porosis” yang artinya keropos. Jadi, osteoporosis adalah pengeroposan tulang.“Kalau tulangnya baik, dia akan padat. Tapi, kalau dia memang ada keropos tulang, kepadatannya berkurang, sehingga strukturnya itu berkurang,” tutur dr. Daniel Petrus Marpaung, SpOT (K) dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk, kepada Kompas.com di Jakarta Selatan pada Kamis .Akibatnya, ketika seseorang yang mengalami osteoporosis mengalami cedera, ia lebih mudah untuk mengalami patah tulang. Mari mengenal lebih jauh soal osteoporosis.Baca juga: Ciri-ciri Patah Tulang pada Anak yang Sering Tak Disadari Orangtua Menurut DokterOsteoporosis dianggap terjadi karena seseorang jarang minum susu. Namun, dr. Daniel menuturkan bahwa penyebab osteoporosis bermacam-macam.Tulang akan terus bertumbuh mencapai puncaknya ketika seseorang menginjak usia sekitar 40 tahun. Setelah mencapai usia sekitar 48-50 tahun, penurunan tulang akan terjadi.“Wanita mulai mengalami yang namanya menopause. Karena hormon estrogennya yang rendah, maka wanita akan mengalami penurunan kepadatan tulang,” ungkap dr. Daniel.Pada usia tersebut, bukan hanya perempuan dengan menopause yang mengalami penurunan tulang. Pria pun bakal mengalaminya, meski terjadi lebih lambat.Baca juga: Mengapa Wanita Usia Menopause Rentan OsteoporosisDok. Freepik/shurkin_son Ilustras lansia latihan angkat beban.Ada juga penyebab osteoporosis karena malas gerak (mager).“Itu namanya disuse osteoporosis. Osteoporosis karena mager,” kata dr. Daniel.Dengan kata lain, disuse osteoporosis adalah pengeroposan tulang karena seseorang tidak bergerak dengan leluasa, dan ketika tulang kurang mendapatkan beban.Tubuh yang tidak bergerak secara aktif atau tidak digunakan, bisa menyebabkan kepadatan mineral tulang berkurang, dan berujung pada munculnya risiko pengeroposan.Baca juga: Banyak Orang Mager Hadapi Hari Senin, Ini Penjelasan Ahlikompas.com / Nabilla Ramadhian dr. Daniel Petrus Marpaung, SpOT (K) dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk, kepada Kompas.com di Jakarta Selatan pada Kamis .Disuse osteoporosis tidak hanya terjadi pada orang-orang yang malas gerak, tetapi juga mereka yang terlalu lama berbaring untuk bed rest karena kondisi kesehatan.“Mungkin dia pernah cedera di kaki atau mengalami kelumpuhan sehingga tidak bisa melakukan aktivitas. Itu juga termasuk di dalam disuse osteoporosis karena tidak bisa dipakai tulang-tulangnya dan sendi-sendinya,” jelas dr. Daniel.


(prf/ega)