Hubungkan Kembali Deli Serdang-Sergai, Progres Perbaikan Jembatan Garuda Capai 88 Persen

2026-02-01 21:33:47
Hubungkan Kembali Deli Serdang-Sergai, Progres Perbaikan Jembatan Garuda Capai 88 Persen
MEDAN,  - Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan memperbaiki jembatan gantung Garuda yang terputus karena diterjang banjir di Provinsi Sumatera Utara.Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Asrul Harahap mengatakan, jembatan gantung itu merupakan akses vital yang menghubungkan Desa Bandar Kuala, di Kabupaten Deli Serdang dengan Desa Serba Jadi, di Kabupaten Serdang Bedagai."Karena jembatan itu sebagai jalur utama mobilitas dan aktivitas ekonomi warga," kata Asrul dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com melalui saluran telepon pada Selasa .Baca juga: Bupati Indramayu Lucky Hakim Kirim 400 Al Quran untuk Korban Bencana Aceh TamiangAsrul menerangkan, pengerjaan renovasi jembatan dilaksanakan oleh Satgas Gulbencal bersama Yonzipur 11/DW, Kodim 0204/Deli Serdang, Tim Vertical Rescue Indonesia, dan warga setempat."Nah, untuk kegiatan hari ini, petugas memasang papan alas jembatan serta kawat harmonika sebagai pengaman pembatas di sisi kiri dan kanan jembatan," ucap Asrul."Hingga saat ini, progres renovasi jembatan telah mencapai 88,5 persen," tambahnya.Baca juga: Cerita Tim Medis Abdurrab di Lokasi Bencana Tapsel: Senyum Mereka Kekuatan KamiDia berharap, pekerjaan tersebut dapat segera dirampungkan sehingga jembatan dapat digunakan secara aman dan layak oleh masyarakat di kedua wilayah.Sebelumnya diberitakan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara meng-update dampak dari banjir yang menerjang 12 kecamatan di Kabupaten Deli Serdang sejak Rabu .Berdasarkan data Senin , korban meninggal bertambah 1 orang, kini jumlah totalnya menjadi 16 orang.Baca juga: Rapat dengan Dasco, Wabup Aceh Tengah Minta Pertamina Beri Kebijakan Khusus di Lokasi Bencana"Total dampak korban 66.890 atau 212.577 jiwa, meninggal dunia 16 orang, korban hilang, nihil," ujar Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni, dalam keterangan tertulisnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-02-01 19:54