PKB Akan Kaji Usulan Pilkada Dipilih DPRD, Hanif Dhakiri: Semua Mekanisme Bisa Demokratis

2026-01-12 03:37:43
PKB Akan Kaji Usulan Pilkada Dipilih DPRD, Hanif Dhakiri: Semua Mekanisme Bisa Demokratis
BALIKPAPAN, – Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhammad Hanif Dhakiri menegaskan bahwa PKB belum mengambil keputusan terkait wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Menurutnya, partai akan melakukan kajian mendalam sebelum menentukan sikap politik resmi.“Tentu nanti kita akan melakukan kajian dulu, plus minusnya seperti apa, terus kemudian kira-kira manfaatnya untuk masyarakat seperti apa,” ujar Hanif di sela Musyawarah Wilayah PKB Kaltim di Balikpapan, Senin .Hanif menjelaskan, Indonesia telah beberapa kali melaksanakan pemilihan kepala daerah secara langsung.Karena itu, setiap perubahan mekanisme harus mempertimbangkan dinamika politik serta aspirasi masyarakat.“Tentu kita ini sudah 4–5 kali pemilihannya serba langsung. Jadi sudah cukup jauh, kita juga perlu mempertimbangkan aspirasi yang berkembang di masyarakat,” ucapnya.Baca juga: Usulan Bahlil Soal Pemilihan Kepala Daerah oleh DPRD, Sekjen PDIP: Cari Sistem Bermanfaat Bagi RakyatMenurut Hanif, ide pemilihan kepala daerah oleh DPRD muncul dengan tujuan meningkatkan efektivitas proses pemilihan, menekan biaya politik, dan memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan daerah.Namun ia menegaskan bahwa aspirasi publik tetap harus menjadi pertimbangan utama.“PKB nanti akan melakukan kajian khusus terlebih dahulu sebelum menetapkan sikap, apakah akan mendukung pemilihan lewat DPRD atau punya gagasan lain,” ujarnya.Ia menilai semua mekanisme dalam demokrasi—baik pemilihan langsung maupun melalui wakil rakyat di parlemen—memiliki dasar yang dapat dibenarkan.“Kalau bicara soal demokrasi, intinya sama-sama bisa demokratis. Tinggal kita lihat dari sisi efektivitasnya,” katanya.Hanif menambahkan, mekanisme yang dipilih harus sesuai dengan harapan masyarakat dan mampu menghasilkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.“Musyawarah mufakat itu juga demokratis. Pertanyaannya, apakah itu lebih efektif, apakah lebih menjamin pemerintahan yang baik, dan apakah itu memang yang dimau rakyat. Poinnya lebih ke situ,” tuturnya.Wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD sebelumnya disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dan mendapat respons hati-hati dari PDI Perjuangan (PDIP).Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyatakan partainya masih mengkaji berbagai aspek sebelum memutuskan sikap.Kajian tersebut akan mempertimbangkan aspirasi rakyat dan kesesuaian dengan konstitusi. Hal itu disampaikan Hasto saat menghadiri Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP Kalimantan Timur di Balikpapan, Senin .


(prf/ega)