Ice Facial Viral di Media Sosial, Ini Manfaat dan Cara Aman Melakukannya

2026-02-03 00:59:55
Ice Facial Viral di Media Sosial, Ini Manfaat dan Cara Aman Melakukannya
- Teknik perawatan wajah menggunakan es atau ice facial kembali ramai dibicarakan di media sosial.Metode ini disebut mampu membuat wajah tampak lebih segar, mengurangi bengkak, hingga menenangkan kulit.Meski terlihat sederhana, para ahli menegaskan bahwa penggunaan es pada wajah tetap perlu dilakukan dengan cara yang aman agar tidak menimbulkan iritasi.Baca juga: Menjajal Facial Brightening untuk Wajah Tampak Cerah dan SegarIce facial merupakan teknik perawatan kulit yang memanfaatkan terapi dingin pada wajah. Metode ini dilakukan dengan mengusap es atau alat pendingin khusus secara perlahan ke permukaan kulit sebagai bagian dari rutinitas perawatan harian.Dokter kulit bersertifikat di Amerika Serikat, Dendy Engelman, MD, FAAD, menjelaskan bahwa ice facial termasuk bentuk cold therapy pada kulit.“Pada dasarnya, teknik ini dilakukan dengan mengusap es atau alat pendingin ke wajah secara lembut dengan gerakan memutar sebagai bagian dari perawatan kulit,” ujar Engelman seperti dikutip dari Vogue.Baca juga: Apa Saja yang Tak Boleh Dilakukan Setelah Facial? Simak Kata DokterTerapi dingin diketahui membantu meningkatkan sirkulasi darah di kulit wajah sehingga wajah tampak lebih segar dan bercahaya dalam waktu singkat.Facialist terkenal dari Los Angeles, Ole Henriksen mengatakan bahwa penggunaan es dapat memberikan efek kulit yang lebih sehat.“Es dapat meningkatkan sirkulasi kulit secara signifikan untuk mendapatkan tampilan wajah yang lebih bercahaya,” ujarnya.Selain itu, suhu dingin membantu meredakan peradangan ringan dan kemerahan. Ice facial juga kerap digunakan untuk mengurangi pembengkakan di area bawah mata karena efek penyempitan pembuluh darah yang bersifat sementara.Baca juga: Apakah Rutin Facial Wajah Bikin Glowing atau Efeknya Sementara?Meski memberikan efek visual yang cepat, manfaat ice facial bersifat sementara. Engelman menegaskan, terapi dingin tidak memperbaiki kerusakan kolagen atau mengatasi penyebab utama penuaan kulit.“Cold therapy hanya memberikan efek sementara pada garis halus dan kerutan, bukan solusi jangka panjang untuk penuaan kulit,” kata Engelman.Karena itu, ice facial sebaiknya diposisikan sebagai pelengkap perawatan, bukan pengganti rutinitas skincare utama.Baca juga: Facial Wajah Ekspres, Apakah Masih Timbulkan Efek Kemerahan?Engelman mengingatkan agar es tidak langsung ditempelkan ke kulit.“Kontak langsung es dengan kulit dapat merusak skin barrier dan memicu iritasi, kemerahan, bahkan luka dingin,” jelasnya.Es sebaiknya dibungkus dengan kain tipis, tisu, atau menggunakan ice roller. Durasi penggunaan cukup sekitar lima hingga sepuluh menit dalam satu sesi, dengan gerakan lembut dan memutar.Ice facial disarankan dilakukan maksimal satu kali sehari atau beberapa kali dalam seminggu untuk mencegah kulit menjadi kering dan sensitif.Ahli kulit menyarankan orang dengan kulit sensitif, rosacea, eksim, atau gangguan lapisan pelindung kulit agar lebih berhati-hati. Engelman menegaskan bahwa suhu dingin ekstrem dapat memperparah kondisi tersebut.Area mata juga perlu perhatian khusus karena kulitnya lebih tipis dan mudah mengalami iritasi jika terkena suhu dingin terlalu lama.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#5

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-02 22:42