Tiba di Monas, Massa Buruh Mulai Gelar Demo Tolak UMP Jakarta Rp 5,7 Juta

2026-02-04 21:56:49
Tiba di Monas, Massa Buruh Mulai Gelar Demo Tolak UMP Jakarta Rp 5,7 Juta
JAKARTA, - Sejumlah kelompok buruh tiba di sekitar area Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, untuk menggelar demo menolak besaran kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jakarta 2026, Senin .Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, para buruh tiba di Jalan Merdeka Selatan dan berkumpul di depan Gedung BSI Tower sekitar pukul 10.30 WIB.Mereka datang dengan berjalan kaki setelah melakukan long march dari Patung Arjuna Wijaya atau Patung Kuda. Aksi tersebut dipimpin oleh sebuah mobil komando di barisan terdepan.Baca juga: Buruh Demo Tolak UMP Rp 5,7 Juta, Pramono: Kami Akan Jaga Kondusivitas dan Keamanan JakartaMobil komando tersebut juga memutar lagu-lagu perjuangan yang merepresentasikan tuntutan kaum buruh.Barisan massa dipimpin oleh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) atau Garda Metal yang berada di barisan depan. Mereka mengenakan seragam berwarna hitam dan merah.Bendera-bendera Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Partai Buruh, dan bendera kelompok buruk lainnya terlihat dikibarkan di sepanjang area demonstrasi.Selain itu, sejumlah spanduk yang dibawa peserta aksi turut menegaskan tuntutan demonstrasi hari ini."Menolak Pergub DKI Jakarta No. 1142 Tahun 2025 tentang UMP DKI Jakarta Tahun 2026. Naikkan UMP DKI Jakarta Tahun 2026 minimal 5 persen dari UMP DKI Jakarta dan 100 persen KHL (Rp.5.898.511)," tulis salah satu spanduk.Salah satu koordinator aksi yang berada di atas mobil komando menyampaikan bahwa lokasi demonstrasi dipindahkan. Aksi yang semula direncanakan berlangsung di depan Istana Negara dialihkan ke Jalan Merdeka Selatan.Baca juga: Pemprov DKI Resmikan Jalan Karet Pasar Baru yang Baru Diaspal Usai Rusak 30 TahunPerubahan ini menyusul adanya perundingan antara kelompok buruh dengan aparat kepolisian untuk mempertimbangkan keamanan di lokasi unjuk rasa.Sebagian massa aksi lainnya juga disebut masih dalam perjalanan untuk bergabung ke titik aksi di Jalan Merdeka Selatan.Sebelumnya diberitakan, Partai Buruh bersama Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menggelar demo di kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat, pada hari ini, Senin .Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyebut, aksi ini merupakan respons keras kelompok buruh atas penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2026 yang dinilai tidak layak dan merugikan pekerja.“Aksi ini sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan pengupahan yang dinilai tidak adil dan merugikan kaum buruh,” ujar Said Iqbal dalam keterangan tertulisnya, Senin.Baca juga: Buruh Demo di Jakarta Hari Ini, Berikut Rute Alternatif Hindari MacetBerdasarkan jadwal yang diterima Kompas.com, massa buruh dijadwalkan berkumpul di titik kumpul Patung Kuda, Jakarta Pusat, mulai pukul 10.00 WIB.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-02-04 20:01