Punya Wajah Mirip Fajar Sadboy, Suara Peserta Indonesian Idol Season 14 Ini Buat Juri Terkejut

2026-02-04 16:48:10
Punya Wajah Mirip Fajar Sadboy, Suara Peserta Indonesian Idol Season 14 Ini Buat Juri Terkejut
JAKARTA, - Salah satu peserta audisi ajang pencarian bakat Indonesian Idol, Oniel Mangoli berhasil mencuri perhatian sejak pertama kali muncul di depan juri. Datang dengan membawa gitar, wajah Oniel membuat musisi Maia Estianty sebagai salah satu juri, spontan terkejut."Kamu kok kayak Fajar Sadboy sih?" tanya Maia di YouTube Indonesian Idol 2025."Oh iya," sahut Bunga Citra Lestari yang spontan tertawa ketika menyadari hal tersebut.Baca juga: Anang Hermansyah Tak Lagi Jadi Juri di Indonesian Idol Season 14Sama seperti Maia, BCL juga melontarkan pertanyaan yang sama."Kamu bukan Fajar Sadboy kan?" tanya BCL memastikan."Bukan, bukan," jawab peserta bernama Oniel itu.Tak hanya wajahnya yang buat juri terkejut, tapi suara Oniel ternyata juga tak kalah mengejutkan.Baca juga: Indonesian Idol Season 14 Umumkan Daftar Juri, Vincent Rompies sampai Soleh Solihun Jadi KejutanPenggemar Rizky Febian dan Rony Parulian itu memukau juri dengan suaranya saat menyanyikan lagu "Dewi" dari Dewa 19.Penyanyi Raisa bahkan tak perlu mendengar lebih lama untuk memberikan keputusannya."Tadi Yaya (Raisa) tuh bilang 'udah cukup, cukup, enak soalnya,'" kata Maia."Udah paham gitu maksudnya," jelas Raisa kemudian.Baca juga: Mesa Hira Baru Tahu Fajar Noor Sepupunya Saat di Indonesian Idol, Boy William: Bagus Enggak CinlokSementara BCL memuji cara Oniel menyanyi yang memiliki ciri khas sendiri, walaupun dia membawakan lagu milik orang lain."Kamu bikin kayak lagu kamu sendiri gitu lagunya," ujar BCL.Tak jauh berbeda dengan BCL, Raisa juga mengungkap hal yang sama tentang karakter Oniel saat menyanyi. 


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

33. Bagaimana pola pengembangan paragraf ke-1, ke-2, dan ke-3 pada teks tersebutTentukan Benar (T) atau Salah (S) untuk setiap pernyataan berikut!34. Percakapan:Dini: Teks tersebut sangat menarik dan bisa menambah wawasan kita, terutama jika kita berencana untuk mengembangkan suatu bisnis kecil.Rio: Iya, pilihan katanya juga sangat mudah dimengerti sehingga orang yang awam terhadap istilah di bidang ekonomi juga mudah memahami isi informasi yang disajikan.Sena: Aku sependapat dengan kalian berdua, tetapi rasanya teks tersebut akan lebih baik jika disertai data pertumbuhan UKM dalam kurun waktu lima tahun terakhir atau pendapat ahli di bidang ekonomi.Berdasarkan percakapan tersebut, mengapa pendapat Sena sangat baik dalam menilai keakuratan informasi yang disajikan?Tentukan Setuju atau Tidak Setuju untuk setiap alasan berdasarkan isi teks!Baca juga: 30 Soal PTS PAI Kelas 3 Semester 1 Kurikulum Merdeka dan Kunci Jawaban STS Pendidikan Agama IslamTeks untuk soal nomor 35-37!Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus hoyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau. Tak satupun barang tertinggal di rumah lama. Begitu juga dengan sahabatku, loami harus berpisahBertemu dengannya setelah sekian lama, mengingatkan kembali pada pengalaman kami dahulu. Pengalaman yang menjadikan dia, walau tidak setiap waktu, selalu lekat di ingatan saya. Tentu dia mengingatnya pula, bahkan saya yakin rasa yang dildapnya lebih besar efeknya. Karena sebagai seorang sahabat, dia jelas jauh lebih tulus dan setia daripada saya. Tak terasa mata saya mulai berkaca-kacaSaat malam itu saya berada di sini, memperhatikannya belajar. Selesai belajar, dia menyuruh saya pulang karena hendak pergi mencari jangkrik. Saya langsung menyatakan ingin ikut, tapi dia keberatan. Ayah dan ibunya pun melarang. Saya sering mendengar cerita mengasyikan anak-anak beramai-ramai berangkat ke sawah selepas iaya untuk mencari jangkrik. Sayang, Ayah tidak pernah membolehkan saya. Tapi malam itu saya nekat dan sahabat saya itu akhirnya tidak kuasa menolak. Tidak ganti baju? tanya saya heran begitu dia langsung memimpin untuk berangkat. Itu hari Jumat, Seragam coklat Pramuka yang dikenakannya sejak pagi masih akan terpakai untuk bersekolah sehari lagi. Dia memang tidak memiliki banyak pakaian hingga seragam sekolah biasa dipakai kapan saja. Tapi memakainya untuk pergi ke sawah mencari jangkrik, rasапуа sangat tidak elokSaya mengambil alih obor dari tangannya. Rasanya belum terlalu lama kami berada di sana dan bumbung baru terisi beberapa ekor jangkrik ketika tiba-tiba angin berubah perangai. Kaget, pantat obor itu justru saya angkat tinggi-tinggi sehingga minyak mendorong sumbunya terlepas. Api dengan cepat berpindah membakar punggung saya! Terdengar teriakannya sembari melepaskan seragam coldatnya untuk dipakai menyabet punggung saya. Baju yang saya kenakan habis sepertiganya. Sahabat saya itu tanggap melingkupi tubuh saya dengan seragam coklatnya melihat saya mulai menangis dan menggigil antara kesakitan dan kedinginan Sadar saya membutuhkan pertolongan secepatnya, dia menggendong saya lalu berlari sembari membujuk-bujuk saya untuk tetap tenang. Napasnya memburu kelelahan, tapi rasa tanggung jawab yang besar seperti memberinya kekuatan berlipat untuk tetap bersama saya. (Kutipan Cerpen Seragam karya Aris Kurniawan Basuki dengan penyestialan)35. Kalimat:“Hampir 25 tahun lalu kami berpisah karena keluarga saya harus boyongan ke kota tempat kerja Ayah yang baru di luar pulau.”Penggunaan kata boyongan memperjelas peristiwa yang dialami tokoh “saya”, yaitu …Baca juga: 50 Soal UKPPPG 2025 Guru SD dan Kunci Jawaban Uji Kompetensi PPG sebagai Bahan Latihan36. Peristiwa apa yang mungkin akan terjadi kepada sahabatnya jika tokoh saya tidak ikut mencari jangkrik malam itu? Tentukan Tepat atau Tidak Tepat untuk setiap pertanyaan berikut!37. Kalimat mana saja dari dalam kutipan cerpen tersebut yang membuktikan karakter sahabat tokoh saya merupakan seorang yang setia kawan?Pilihlah jawaban yang benar!  Jawaban benar lebih dari satu. 

| 2026-02-04 16:13