- Desa Bair, Kecamatan Tapian Nauli, Tapanuli Tengah, yang dulu dikenal sebagai kawasan wisata Air Terjun Aloban Bair dan sentra buah durian, kini berubah menjadi hamparan tanah merah kering usai dilanda banjir bandang dan longsor pada Selasa .Bencana tersebut meluluhlantakkan satu perkampungan, merenggut tujuh nyawa, dan membuat sungai jernih di wilayah itu berubah menjadi aliran material kayu dan lumpur.Hingga Senin , suasana di Desa Bair masih dipenuhi ketegangan.Warga tampak duduk lemas menyaksikan tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, Polri, dan TNI, melanjutkan pencarian empat korban yang belum ditemukan.Oloan Hutagalung, salah satu korban selamat sekaligus saksi mata, mengisahkan detik-detik saat longsor menghantam permukiman mereka.Baca juga: Banyak yang Masih Terisolasi di Tapanuli Tengah, Kapolres : Hanya Bisa Helikopter atau Lewat Hutan"Awalnya di malam yang tenang hari Selasa 25 November dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB, longsor datang dari belakang rumah. Dua jam kemudian longsor yang jauh lebih besar menyusul hingga meratakan perkampungan kami," tutur Oloan.Sebanyak 27 rumah warga hilang terbawa banjir dan longsor.Satu kampung praktis lenyap seketika.Pencarian korban meninggalkan suasana haru.Elisabet Hutabarat (20) tampak duduk termangu di batu bekas longsor, menatap tim SAR dan anjing pelacak yang menggali puing-puing.Teriakan petugas, “Kursi roda, kursi roda!” memutus keheningan.Elisabet sontak berdiri dan menangis histeris. Kursi roda itu milik ayahnya yang hingga hari ini belum ditemukan.Harapan tipis yang sempat muncul kembali pupus. Elisabet dan ibunya hanya bisa saling menguatkan di tengah penderitaan yang menimpa keluarga mereka.Kisah serupa dialami Irma Yanti, yang datang bersama anaknya untuk melihat lokasi rumah abang kandung dan kakak iparnya."Saya kemari melihat rumah Abang dan kakak ipar. Cuma sekarang sudah tidak ada lagi, sudah rata dengan tanah," ucap Irma lirih.
(prf/ega)
Bencana Terparah sejak 1936, Desa Bair Tapanuli Tengah Rata dengan Tanah, 27 Rumah Hilang
2026-01-11 18:17:05
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:28
| 2026-01-11 23:10
| 2026-01-11 22:08
| 2026-01-11 21:52










































