Eks Bupati Tanimbar Jadi Tersangka 2 Kasus Korupsi, Rugikan Negara Rp 7,2 M

2026-02-02 14:20:51
Eks Bupati Tanimbar Jadi Tersangka 2 Kasus Korupsi, Rugikan Negara Rp 7,2 M
Mantan Bupati Kepulauan Tanimbar, Petrus Fatlolon (58), ditetapkan tersangka atas dua kasus korupsi. Perbuatannya itu merugikan negara hingga Rp 7,2 miliar.Di kasus pertama, Petrus dijerat sebagai tersangka dalam perkara korupsi dana penyertaan modal PT Tanimbar Energi tahun 2020-22. Dalam kasus ini perbuatan Petrus merugikan negara sebesar Rp 6,2 miliar.Kasi Intel Kejari Kepulauan Tanimbar, Garuda Cakti Vira Tama menjelaskan, dana penyertaan modal dipakai tidak sesuai peruntukan. Dana penyertaan modal untuk PT Tanimbar Energi untuk pengembangan usaha migas justru dimanfaatkan kegiatan lain."Seperti pembayaran gaji dan honorarium direksi serta komisaris, biaya perjalanan dinas, serta pengadaan barang-barang kantor seperti meja, kursi, sofa dan laptop," jelas Garuda dilansir detikSulsel, Jumat (21/11/2025).Kejaksaan menjelaskan Petrus memanfaatkan jabatannya sebagai bupati Tanimbar periode 2017-2022 saat melakukan korupsi. Penganggaran dan pencairan dana penyertaan modal diatur Petrus sebagai pemegang saham PT Tanimbar Energi saat itu.Selain kasus korupsi dana penyertaan modal, Petrus juga telah ditetapkan tersangka dalam kasus surat perintah perjalanan dinas (SPPD) fiktif tahun anggaran 2020. Dia telah berstatus tersangka sejak Juni 2024.Anggaran perjalanan dinas yang diduga dikorupsi Petrus itu bersumber dari Sekretariat Daerah Kepulauan Tanimbar tahun 2020. Dalam perkara ini, nilai kerugian mencapai Rp 1.092.917.664.Baca selengkapnya di sini


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dilansir dari Kompas.com, Senin , cabang bulu tangkis kembali menegaskan statusnya sebagai lumbung medali bagi Indonesia dengan menyumbangkan dua emas di SEA Games 2025.Pada nomor tunggal putra, Alwi Farhan keluar sebagai juara setelah melewati duel sengit melawan rekan senegara, Moh Zaki Ubaidillah.Laga final yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu harus ditentukan lewat tiga gim, dengan Alwi akhirnya memastikan kemenangan.Keberhasilan Indonesia berlanjut di sektor ganda putra.Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tampil solid di partai puncak dan menundukkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.Kemenangan dua gim langsung memastikan medali emas sekaligus memperkuat posisi Indonesia di papan klasemen.Sementara ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyumbang perunggu.Dari cabang wushu, Edgar Xavier Marvelo menutup kiprahnya di SEA Games dengan manis setelah meraih emas nomor taolu gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gun Shu.Baca juga: Timnas U22 Indonesia Jadi Sorotan Media Vietnam Usai Gagal ke Semifinal SEA Games 2025Cabang atletik menjadi kontributor utama medali emas Indonesia pada hari pertandingan tersebut dengan total empat keping emas.Hendro Yap kembali menunjukkan konsistensinya dengan finis terdepan di nomor jalan cepat 20 kilometer putra, meninggalkan pesaing terdekatnya dari Myanmar.Dominasi Indonesia di nomor jalan cepat berlanjut lewat Violine Intan Puspita yang menjadi terbaik di sektor putri.Dari nomor maraton, Robi Syianturi tampil sebagai yang tercepat di kategori putra.Sementara itu, Odekta Elvina Naibaho kembali menegaskan reputasinya sebagai ratu maraton Asia Tenggara dengan meraih emas di nomor putri.Baca juga: Ratu Thailand Wakili Negaranya dalam SEA Games 2025, Cabor Apa?Tambahan medali emas Indonesia juga datang dari cabang skateboard nomor street.Hutomo Basral Graito tampil impresif sepanjang perlombaan dan menutup kompetisi dengan raihan skor tertinggi.Ia sukses mengungguli atlet tuan rumah serta pesaing lainnya, sekaligus melengkapi deretan emas Indonesia dari berbagai cabang olahraga di SEA Games 2025.(Sumber: Kompas.com/ Penulis: Yudha Riefwan Najib)sumber:https://sumut.antaranews.com/berita/648835/klasemen-medali-sea-games-2025-indonesia-kokoh-di-peringkat-kedua

| 2026-02-02 14:02