Polresta Bogor Imbau Perayaan Tahun Baru Tanpa Kembang Api-Konvoi Kendaraan

2026-01-16 03:54:54
Polresta Bogor Imbau Perayaan Tahun Baru Tanpa Kembang Api-Konvoi Kendaraan
Polresta Bogor Kota mengimbau masyarakat untuk merayakan tahun baru dengan hal sederhana dan positif. Masyarakat diingatkan untuk simpati dengan kondisi saudara sebangsa yang sedang berduka karena terdampak bencana."Tidak menggunakan kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026, Polri tidak mengeluarkan izin sesuai arahan Pemerintah dikarenakan situasi saat ini semuanya sedang menghadapi situasi yang kita merasakan suasana kebatinan yang sama, dan kita sama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang sekarang terdampak bencana di Sumatera," kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Eko Prasetyo, Selasa (30/12/2025).Dia mengatakan imbauan Polresta Bogor Kota ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Wali Kota Bogor Nmor: 100.3.4/7259-BAKESBANGPOL.Polresta Bogor Kota juga mengingatkan agar tak ada warga yang melakukan konvoi kendaraan baik roda dua maupun roda empat. Polisi akan menindak pihak yang melanggar."Polresta Bogor Kota akan melakukan penindakan tegas terhadap kendaraan mobil bak terbuka yang digunakan untuk mengangkut penumpang, Apabila ditemukan mobil bak terbuka yang membawa penumpang, Petugas akan menindak tegas dan akan memutar balik kendaraan," katanya.Masyarakat juga diingatkan untuk tidak merayakan tahun baru dengan mengkonsumsi minuman keras (miras), narkoba, serta tindakan melanggar hukum lainnya. Dia juga mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas di momen pergantian tahun."Mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan, terutama di titik-titik keramaian dan pengalihan arus," ucapnya.Kombes Eko juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga toleransi dan saling menghormati, sehingga perayaan Tahun Baru dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dengan aman dan damai.Dia juga meminta para wisatawan yang masuk ke Kota Bogor untuk benar-benar menjaga anak jangan sampai hilang."Mari kita sambut Tahun Baru 2026 dengan penuh rasa syukur, menjaga persatuan, serta menjadikan Kota Bogor tetap aman, tertib, dan kondusif," ucapnya.Simak juga Video 'Pemerintah Imbau Masyarakat Rayakan Tahun Baru Secara Sederhana':[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-01-16 03:15