- Anggrek dikenal sebagai salah satu tanaman hias paling elegan. Warnanya beragam, mulai dari putih, ungu, serta oranye dan hijau, sehingga mampu mempercantik sudut rumah.Namun, di balik keindahannya, anggrek termasuk tanaman yang cukup sensitif, terutama soal penyiraman. Kesalahan paling umum dalam merawat anggrek adalah menyiramnya terlalu sering.Dilansir dari Real Simple, berikut ini 3 metode penyiraman anggrek yang direkomendasikan para ahli agar tanaman tetap sehat dan berbunga optimal.Metode ini dinilai paling efektif, terutama untuk anggrek yang ditanam di media kulit kayu.Baca juga: 5 Area Terburuk Menempatkan Bunga Anggrek di Dalam Rumah Caranya, isi wadah air dengan air bersuhu suam-suam kuku hingga setinggi bagian atas pot tanam.Pastikan tanaman tidak terendam seluruhnya. Rendam selama sekitar 10 menit agar akar menyerap air secara merata.Setelah itu, angkat pot dan biarkan air benar-benar tiris sebelum anggrek dikembalikan ke pot hias.Penting diperhatikan, waktu perendaman tidak boleh lebih dari 15 menit karena berisiko menyebabkan busuk akar.Air keran umumnya aman digunakan. Namun, jika kualitas air di rumah kurang baik, air kemasan bisa menjadi alternatif. Hindari penggunaan air suling atau air dengan kadar garam tinggi.Baca juga: Cara Membuat Anggrek Berbunga Lebih SeringAnggrek juga dapat disiram menggunakan gembor. Saat menyiram, keluarkan anggrek dari pot hias, lalu alirkan air ke media tanam selama sekitar 15 detik sehingga basah merata. Setelah itu, biarkan tiris sejenak sebelum dikembalikan ke tempat semula.Botol semprot bisa digunakan sebagai pelengkap, bukan pengganti penyiraman utama.Semprotkan air di sekitar daun atau di sekeliling tanaman untuk menjaga kelembapan, terutama saat cuaca panas atau ruangan ber-AC.Perlu diingat, hindari menyiram atau menyemprot air langsung ke bunga anggrek karena dapat memicu jamur dan mempercepat bunga layu.Baca juga: Cara Memindahkan Anggrek ke Pot Baru agar Subur dan Terus BerbungaMetode es batu belakangan cukup populer dan dinilai praktis. Penggunaan es membantu mengontrol jumlah air sehingga mencegah penyiraman berlebihan.Cukup letakkan sekitar tiga es batu di atas media tanam. Es akan mencair perlahan dan memberi air secara bertahap ke akar. Metode ini cocok untuk anggrek indoor, terutama bagi pemilik yang sering lupa takaran air.Secara umum, anggrek perlu disiram sekitar satu kali seminggu. Namun, frekuensi ini bisa berbeda, bergantung jenis anggrek, suhu ruangan, dan tingkat kelembapan, misalnya:Baca juga: Cara Memindahkan Anggrek ke Pot Baru agar Subur dan Terus BerbungaMeski begitu, jadwal bukan satu-satunya patokan. Perhatikan kondisi akar anggrek. Jika akar terlihat putih atau keabu-abuan, itu tanda tanaman membutuhkan air. Sebaliknya, jika akar masih hijau, penyiraman bisa ditunda.
(prf/ega)
3 Cara Terbaik Menyiram Tanaman Anggrek agar Subur dan Sering Berbunga
2026-01-12 17:50:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 18:10
| 2026-01-12 18:00
| 2026-01-12 17:08
| 2026-01-12 16:44
| 2026-01-12 16:19










































