Ukraina Buka Suara soal Serangan 91 Drone ke Rumah Putin

2026-02-03 01:28:53
Ukraina Buka Suara soal Serangan 91 Drone ke Rumah Putin
KYIV, - Pemerintah Ukraina angkat bicara soal tudingan serangan 91 drone ke salah satu rumah Presiden Rusia Vladimir Putin.Menurut Ukraina, tuduhan itu klaim tanpa dasar yang sengaja dibuat Moskwa untuk menggagalkan proses perdamaian."Hampir sehari telah berlalu dan Rusia masih belum memberikan bukti yang masuk akal atas tuduhan mereka tentang dugaan 'serangan Ukraina terhadap kediaman Putin'," kata Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina Andriy Sybiga, melalui unggahan di platform X, Selasa .Baca juga: Rumah Putin Diduga Dibombardir Ukraina, Kyiv Membantah"Dan mereka tidak akan melakukannya karena memang tidak ada. Tidak ada serangan seperti itu yang terjadi," lanjutnya, dikutip dari kantor berita AFP.Sementara itu, Rusia menegaskan bahwa semua drone Ukraina berhasil ditembak jatuh.Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut pernyataan Ukraina dan media Barat yang membantah adanya serangan itu sesuatu yang "gila".Peskov juga menegaskan, Rusia tidak berkewajiban memberikan bukti kepada publik terkait dugaan serangan tersebut.SPUTNIK/MIKHAIL VOSKRESENSKIY via AFP Presiden Rusia Vladimir Putin saat menghadiri pemakaman prajurit yang tewas dalam perang melawan Ukraina, pada misa Natal di gereja Novo-Ogaryovo, luar Moskwa, 7 Januari 2024.Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa Ukraina meluncurkan puluhan drone ke arah kediaman Putin di wilayah Novgorod.“Sebanyak 91 drone jarak jauh diluncurkan dari Minggu malam hingga Senin dini hari, semuanya berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan kami,” kata Lavrov dalam konferensi pers Senin.Ia menuduh Kyiv berubah menjadi rezim teroris, dan mengisyaratkan bahwa posisi negosiasi Rusia dalam proses perdamaian akan dievaluasi ulang.“Mengingat kemerosotan total rezim kriminal Kyiv yang kini mengadopsi kebijakan terorisme negara, posisi negosiasi Rusia akan dipertimbangkan kembali,” ucap Lavrov tanpa menunjukkan bukti atas klaimnya.Baca juga: Trump Murka Rumah Putin Diduga Diserang Ukraina, Sebut Bukan Waktu yang TepatSPUTNIK/ALEXANDER KAZAKOV via AFP Presiden Rusia Vladimir Putin ditemani ajudannya, Yuri Ushakov, dan utusan ekonomi Kirill Dmitriev, bertemu utusan khusus Amerika Serikat Steve Witkoff dan menantu Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jared Kushner, di Kremlin, Moskwa, 2 Desember 2025.Klaim serangan ini muncul di tengah momen krusial dalam negosiasi damai perang yang telah berlangsung hampir empat tahun.Ukraina telah menyetujui sekitar 90 persen dari rancangan kesepakatan damai yang difasilitasi Amerika Serikat, termasuk soal jaminan keamanan pascaperang.Namun, Moskwa masih enggan menyetujui kesepakatan yang tidak memenuhi tuntutan maksimalis mereka.Menyusul insiden yang dituduhkan ini, Kremlin akan memperkeras posisi mereka dalam negosiasi."Mengenai konsekuensi militer, militer kita tahu bagaimana, dengan apa, dan kapan harus merespons," ujar Dmitry Peskov dalam panggilan telepon kepada wartawan, seperti dikutip kantor berita Pemerintah Rusia.Baca juga: Rusia Tolak Tunjukkan Bukti Serangan Drone Ukraine ke Rumah Putin


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Dilansir dari Kompas.com, Senin , cabang bulu tangkis kembali menegaskan statusnya sebagai lumbung medali bagi Indonesia dengan menyumbangkan dua emas di SEA Games 2025.Pada nomor tunggal putra, Alwi Farhan keluar sebagai juara setelah melewati duel sengit melawan rekan senegara, Moh Zaki Ubaidillah.Laga final yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu harus ditentukan lewat tiga gim, dengan Alwi akhirnya memastikan kemenangan.Keberhasilan Indonesia berlanjut di sektor ganda putra.Pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani tampil solid di partai puncak dan menundukkan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.Kemenangan dua gim langsung memastikan medali emas sekaligus memperkuat posisi Indonesia di papan klasemen.Sementara ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menyumbang perunggu.Dari cabang wushu, Edgar Xavier Marvelo menutup kiprahnya di SEA Games dengan manis setelah meraih emas nomor taolu gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gun Shu.Baca juga: Timnas U22 Indonesia Jadi Sorotan Media Vietnam Usai Gagal ke Semifinal SEA Games 2025Cabang atletik menjadi kontributor utama medali emas Indonesia pada hari pertandingan tersebut dengan total empat keping emas.Hendro Yap kembali menunjukkan konsistensinya dengan finis terdepan di nomor jalan cepat 20 kilometer putra, meninggalkan pesaing terdekatnya dari Myanmar.Dominasi Indonesia di nomor jalan cepat berlanjut lewat Violine Intan Puspita yang menjadi terbaik di sektor putri.Dari nomor maraton, Robi Syianturi tampil sebagai yang tercepat di kategori putra.Sementara itu, Odekta Elvina Naibaho kembali menegaskan reputasinya sebagai ratu maraton Asia Tenggara dengan meraih emas di nomor putri.Baca juga: Ratu Thailand Wakili Negaranya dalam SEA Games 2025, Cabor Apa?Tambahan medali emas Indonesia juga datang dari cabang skateboard nomor street.Hutomo Basral Graito tampil impresif sepanjang perlombaan dan menutup kompetisi dengan raihan skor tertinggi.Ia sukses mengungguli atlet tuan rumah serta pesaing lainnya, sekaligus melengkapi deretan emas Indonesia dari berbagai cabang olahraga di SEA Games 2025.(Sumber: Kompas.com/ Penulis: Yudha Riefwan Najib)sumber:https://sumut.antaranews.com/berita/648835/klasemen-medali-sea-games-2025-indonesia-kokoh-di-peringkat-kedua

| 2026-02-03 01:05