PALOPO, – Puluhan calon jemaah haji asal Kota Palopo mendatangi gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat pada Kamis untuk menyuarakan kekhawatiran mereka mengenai kuota haji yang tidak ada untuk musim haji 2026.Kekhawatiran calon jemaah semakin meningkat karena mereka telah menjalani proses administrasi dan pemeriksaan kesehatan.Mereka merasa status keberangkatan dapat berubah drastis akibat kebijakan teknis yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.Baca juga: Kuota Haji Jabar 2026, Kota Bekasi Terbanyak, Berikut Daftarnya "Kami berharap pemerintah mencari solusi agar calon jemaah yang sudah menyiapkan administrasi dan pemeriksaan kesehatan tetap bisa berangkat tahun 2026," tambah Jasman.Menanggapi situasi ini, Ketua DPRD Kota Palopo, Darwis, berjanji akan segera melakukan klarifikasi ke pemerintah provinsi."Kami akan mengonfirmasi ke provinsi terkait informasi ini. Kami tidak yakin ada kabupaten atau kota yang kuotanya benar-benar nol," ujarnya.Darwis juga menekankan pentingnya pemerintah provinsi untuk memperjuangkan tambahan kuota bagi Kota Palopo, mengingat Sulawesi Selatan mendapatkan penambahan sekitar dua ribu kuota."Harapan kami, Palopo mendapat bagian, bukan malah dinolkan," tuturnya.MUH. AMRAN AMIR Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palopo, Sirajuddin menjelaskan Kebijakan baru Kementerian Haji dan Umrah terkait penetapan kuota haji tahun 2026 berdampak besar bagi Provinsi Sulawesi Selatan. Perubahan sistem perhitungan yang kini berbasis antrean faktual (waiting list) membuat sejumlah daerah, termasuk Kota Palopo, berpotensi tak memberangkatkan satu pun jemaah haji tahun depan. Selasa Kebijakan baru Kementerian Haji dan Umrah mengenai penetapan kuota haji tahun 2026 berdampak signifikan bagi Provinsi Sulawesi Selatan.Perubahan sistem perhitungan yang kini berbasis antrean faktual (waiting list) berpotensi membuat beberapa daerah, termasuk Kota Palopo, tidak memberangkatkan satu pun jemaah haji tahun depan.Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palopo, Sirajuddin, mengonfirmasi hal ini."Sesuai keputusan Menteri Haji dan Umrah, Kota Palopo untuk sementara tidak mendapat kuota haji, seperti lima daerah lainnya di Sulawesi Selatan," kata Sirajuddin pada Selasa sore.Sirajuddin menjelaskan bahwa daftar tunggu calon jemaah haji di Palopo baru mencakup pendaftar tahun 2012, sedangkan yang diberangkatkan pada 2026 adalah mereka yang mendaftar hingga 2011.Baca juga: Sulsel Terimbas Kebijakan Baru Kuota Haji, Palopo Terancam Tanpa Jemaah pada 202"Padahal, berdasarkan sistem sebelumnya, ada 102 calon jemaah asal Palopo yang seharusnya berangkat tahun depan, dan sekitar 80 persen di antaranya sudah memiliki paspor," ucapnya.Perubahan sistem kuota haji ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025, yang mengubah dasar perhitungan dari proporsi jumlah penduduk muslim per kabupaten/kota menjadi daftar tunggu faktual tingkat provinsi.
(prf/ega)
Calon Jemaah Haji Palopo Datangi DPRD, Khawatirkan Tak Berangkat karena Ancaman Kuota Nol
2026-01-11 23:53:15
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:43
| 2026-01-11 22:54
| 2026-01-11 22:22
| 2026-01-11 22:11
| 2026-01-11 21:17










































