- Salah satu pertanyaan yang mungkin sering muncul setelah menjalani filler dagu adalah apa yang sebenarnya terjadi pada filler setelah masa ketahanannya berakhir.Secara umum, filler dagu disebut dapat bertahan sekitar satu hingga dua tahun. Namun, proses yang terjadi di dalam tubuh setelah periode tersebut tidak selalu sama pada setiap orang. Hal ini bergantung pada respons biologis tubuh terhadap bahan filler yang disuntikkan.Dokter kecantikan dr. Friska Natasya, dipl.AAAM., menjelaskan bahwa filler pada dasarnya akan diproses oleh tubuh, meski tidak selalu hilang sepenuhnya.“Dia sudah dimetabolisme oleh tubuh, jadi dia hilang. Tapi memang penelitian bilang dia enggak 100 persen hilang,” ujarnya kepada Kompas.com di Skin Evo Clinic, Jakarta Selatan, Rabu .Baca juga: Filler Dagu pada Usia Muda, Kapan Perlu Dilakukan dan Apa Tujuannya?Menurut dr. Friska, filler bukanlah bahan yang baru digunakan dalam dunia estetika maupun medis. Penggunaannya sudah berlangsung cukup lama dan hingga kini tidak menunjukkan dampak buruk jangka panjang.“Ini filler kan bukan baru setahun, dua tahun, lima tahun, sudah lama banget gitu. Dan enggak ada efek apa-apa,” katanya./Aliyah Shifa Rifai Dokter kecantikan dr. Friska Natasya, dipl.AAAM. saat ditemui Kompas.com di Skin Evo Clinic, Jakarta Selatan, RAbu .Hal ini menegaskan bahwa keberadaan filler di dalam tubuh, meski tidak sepenuhnya hilang, bukan berarti berbahaya.Baca juga: Manfaat Filler Dagu untuk Mengatasi Perubahan Wajah akibat PenuaanDalam kondisi tertentu, filler justru dapat bertahan lebih lama dari perkiraan awal. Bahkan, ada pasien yang hasil filler-nya masih terlihat setelah dua hingga tiga tahun tanpa perlu tindakan ulang.“Jadi ada keadaan-keadaan tertentu di mana filler ini justru bertahannya lebih dari setahun dua tahun ini,” ujar dr. Friska.Ia menjelaskan bahwa meskipun bahan filler dibuat semirip mungkin dengan komponen alami tubuh, filler tetap dikenali sebagai benda asing.Baca juga: Berapa Lama Filler Bertahan? Ini Penjelasan DokterMenurut dr. Friska, pada sebagian orang, tubuh dapat merespons filler dengan membentuk semacam lapisan atau kantong di sekeliling bahan tersebut.“Ada satu keadaan di mana badan kita ini bisa membungkus dia, kayak membentuk satu kantong,” jelasnya.Kantong ini kemudian melindungi filler dari proses pemecahan oleh enzim tubuh.“Membentuk satu kantong di mana filler-nya itu ada di dalam. Pada saat filler ini terbentuk di dalam kantong ini, enzim-enzim pemecah filler yang ada di badan kita tadi enggak bisa menembus kantong ini,” lanjutnya.
(prf/ega)
Apa yang Terjadi pada Filler Dagu di Dalam Tubuh Setelah 1–2 Tahun?
2026-01-11 03:46:53
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:05
| 2026-01-11 03:29
| 2026-01-11 03:08
| 2026-01-11 03:05










































