Pendaftaran Program Magang Nasional Batch 2 Dibuka Besok, Simak Jadwal dan Cara Daftarnya

2026-01-15 05:01:48
Pendaftaran Program Magang Nasional Batch 2 Dibuka Besok, Simak Jadwal dan Cara Daftarnya
- Pemerintah kembali membuka Program Magang Nasional 2025 batch 2, sebuah inisiatif untuk meningkatkan keterampilan kerja masyarakat, terutama bagi para lulusan baru yang ingin menambah pengalaman profesional.Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan dijadwalkan berlangsung pada November 2025. Informasi pembukaan pendaftaran diumumkan melalui akun resmi Instagram @kemnaker beberapa waktu lalu.“Udah siap ikut Pemagangan Nasional Batch 2? Yuk, catat timeline-nya!” tulis Kemnaker dalam unggahan tersebut.Batch kedua ini merupakan kelanjutan dari program serupa yang lebih dulu digelar pada awal Oktober 2025.Kemnaker membagi proses pelaksanaan program ini dalam beberapa tahap, mulai dari pendaftaran hingga pembukaan resmi:Baca juga: Pendaftaran Magang Nasional 2025 Batch 2 Segera Buka, Kuota 80.000 PesertaKemnaker mengingatkan calon peserta untuk menyiapkan seluruh dokumen dan data pribadi dengan lengkap agar proses pendaftaran berjalan lancar.Berikut sejumlah persyaratan utama yang harus dipenuhi calon peserta:Warga Negara Indonesia (WNI) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.Lulusan Diploma (D1–D4) atau Sarjana (S1) dengan masa kelulusan maksimal 1 tahun sejak tanggal ijazah (dihitung dari tanggal wisuda hingga pendaftaran).Berasal dari perguruan tinggi negeri atau swasta yang terdaftar di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikti Saintek).Baca juga: Wamenaker Sebut Program Magang Jadi Jembatan Emas Menuju Dunia KerjaTidak diperuntukkan bagi non-fresh graduate atau lulusan yang sudah lebih dari 1 tahun. Peserta akan dicocokkan dengan lowongan berdasarkan data dari Kemendikti Saintek.Berikut langkah-langkah untuk mendaftar secara online:Artikel ini tayang di TribunJabar.id dengan judul Cara Daftar Magang Nasional Batch 2 dari Kemenaker, Dibuka 6 November 2025


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-01-15 04:43