JAKARTA, - Anggota Komisi XII DPR Fraksi Partai Gerindra Muhammad Rohid menyentil kinerja anak buah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam menindak tambang ilegal di Indonesia.“Jadi jangan enggak ada guna, Pak,” kata Rohid saat rapat Komisi XII DPR bersama Bahlil dan jajarannya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa .Anak buah yang ditegur itu adalah Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) Kementerian ESDM Rilke Jeffri Huwae. Bahlil pun mempersilakan Rilke keluar jika tidak punya nyali.Baca juga: Bahlil Tegaskan Belum Ada Izin Tambang Emas di Blok Wabu Papua TengahMulanya, Rohid menyinggung betapa pentingnya jabatan Dirjen Gakkum Kementerian ESDM.Apalagi, kata dia, Presiden Prabowo Subianto sedang gencar-gencarnya dalam memberantas tambang ilegal.Akan tetapi, Komisi XII DPR belum melihat gebrakan dari Dirjen Gakkum ESDM sampai saat ini."Dan Pak Menteri pasti sudah tahu. Di kabinet beliau juga sering masalah ini dibahas. Saya sampai hari ini dan banyak teman-teman juga melihat belum ada pergerakan dan gebrakan dari Dirjen Gakkum Bapak sampai saat ini. Dan kami minta untuk banyak ke depannya turun ke lapangan, karena banyak sekali tambang ilegal di Indonesia ini," ujar Rohid."Nah terutama juga jangan nanti kita melihat teman-teman Komisi XII ini malah tim gabungan Presiden dulu yang lebih turun. Bahkan saya tanya, ini kemana jadinya? Pak Menteri-nya di mana, Dirjen Gakkum-nya di mana, harusnya kan Bapak duluan yang ada di depan itu. Pak Menteri disitu hadir paling depan, beserta Dirjen Gakkum Bapak disitu yang paling depan," sambungnya.Baca juga: Soal Tambang Ilegal di Dekat Mandalika, Bahlil: Proses Hukum Saja Rohid pun meminta Bahlil dan Dirjen Gakkum ESDM untuk lebih sering turun ke lapangan.Dia bahkan sampai menawarkan informasi mengenai lokasi tambang ilegal."Mungkin dari saya itu, Pak, lebih banyak turun lagi ke lapangan. Bahkan nanti boleh dari kami teman-teman Komisi XII juga kita banyak tahu dimana lokasi-lokasi tambang ilegalnya, tempat-tempatnya dimana. Dan kami siap, Pak, dampingi di mana-di mana lokasi itu," kata Rohid.Baca juga: Soal Tambang Emas Dekat Mandalika: Bahlil Tak Mau Main-main, KPK Enggan SendiriRohid mengaku siap membongkar lokasi tambang ilegal supaya Dirjen Gakkum ESDM jadi lebih berguna.Dia khawatir Bahlil disebut hanya sebatas berbicara alias "omon-omon" karena Ditjen Gakkum yang baru dibentuk ESDM ini malah tidak ada hasil penindakannya."Agar Dirjen Gakkum banyak turun penindakan ke depannya. Jadi jangan enggak ada guna, Pak. Nanti takutnya Bapak bentuk direktorat baru, tapi takutnya nihil. Orang bilang nanti direktorat ini omon-omon," imbuhnya.Dalam rapat tersebut, Bahlil memberikan respons. Bahlil langsung mencari keberadaan Dirjen Gakkum ESDM yang juga hadir dalam rapat.Menurut Bahlil, Komisi XII DPR sedang menguji nyali anak buahnya itu.Namun, jika tidak memiliki nyali untuk menindak tambang ilegal, Dirjen Gakkum tersebut dipersilakan Bahlil keluar dari timnya."Pak Dirjen Gakkum mana? Pak Dirjen Gakkum, Komisi XII lagi uji nyali Bapak ini. Bapak jaksa atau bukan jaksa? Kalau nyali tidak ada, segera pertimbangkan. Saya enggak main-main, benar, ini barang ini enggak ada urusan kita," kata Bahlil sambil menunjuk-nunjuk Dirjen Gakkum.
(prf/ega)
Anggota DPR ke Anak Buah Bahlil: Jangan Tak Ada Guna dan Omon-omon
2026-01-11 15:17:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 15:30
| 2026-01-11 15:06
| 2026-01-11 14:18
| 2026-01-11 13:11
| 2026-01-11 13:05










































