DEMAK, - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Dinputaru) Kabupaten Demak, Jawa Tengah, merespons Jalan Raya Onggorawe, Kecamatan Sayung yang rusak, yang disebut sering memicu kecelakaan lalu lintas.Kepala Bidang Bina Marga Dinputaru Demak, Eko Widiantoro, mengatakan bahwa jalan tersebut segera diperbaiki dengan anggaran Rp 600 juta."Untuk perubahan tahun ini dianggarkan di perubahan sekitar 600 juta," ujar Eko, dikonfirmasi pada Jumat .Ruas jalan kabupaten yang membentang sepanjang 11,7 kilometer tersebut mengalami kerusakan dari kawasan bawah jembatan Tol Semarang-Demak hingga Desa Pilangsari.Baca juga: Lubang Jalan Onggorawe Demak Jadi Jebakan, Warga: Kecelakaan Hampir Setiap Hari"Untuk tahun ini, di mana Jalan Onggorawe-Surodadi panjang 11,7 kilometer, yang rusak di sekitar Pilangsari sampai jembatan tol," terangnya.Adapun penanganan jalan rusak tersebut disesuaikan dengan tingkat kerusakan untuk memperkuat struktur jalan."Penanganannya nanti yang rusak di-drill, dibuang, dan nanti dicor lagi. Penanganan mulai dari Perempatan Bulusari sampai jembatan tol," beber dia.Diberitakan sebelumnya, Jalan Raya Onggorawe yang dijadikan jalan alternatif utama saat Pantura Sayung banjir alami kerusakan.Baca juga: Jembatan Guntur Demak dalam Perbaikan, Berikut Rute AlternatifnyaJalan bergelombang dan berlubang hingga kedalaman 20 sentimeter sering menjadi pemicu kecelakaan sepeda motor.Warga Desa Pilangsari, Ismail (37), mengungkapkan pengalaman tidak menyenangkan saat melintas di Jalan Raya Onggorawe hingga ia nyaris terjatuh."Kecelakaan hampir tiap hari, itu kan banyak juga lumpur-lumpur yang dibawa oleh truk itu, terus jalannya sendiri kan mengelupas sampai besi-besinya muncul. Saya pernah sampai palek saya itu pecah," ungkap Ismail, Jumat.Saifudin (17), salah satu pengendara, juga mengeluhkan kondisi jalan berlubang di Onggorawe yang cukup membahayakan."Sudah parah ya, kalau tidak biasa lewat bisa jatuh dalam-dalam di sana," ujar Saifudin.Dia mengaku sempat terperosok meskipun hampir tiap hari melintas di Jalan Onggorawe untuk bekerja."Kemarin (terperosok), untung tidak jatuh. Namanya orang kadang buru-buru, apalagi pas jalan di belakang truk itu tidak kelihatan," ungkapnya.Baca juga: Demak Marak Ular Liar, Damkar Evakuasi Puluhan Ekor Masuk Rumah WargaDia berharap, pemerintah segera tanggap untuk memperbaiki Jalan Onggorawe supaya bisa dilintasi dengan nyaman."Harapannya ya semua orang sama, diperbaiki seperti ini terus bahaya, kasihan yang bawa motor seperti kita," katanya.
(prf/ega)
Lubang Berbahaya di Jalan Onggorawe Demak Ditambal dengan Rp 600 Juta
2026-01-11 22:31:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:15
| 2026-01-11 23:13
| 2026-01-11 22:27
| 2026-01-11 20:41










































