Bahlil Ajak Kader Bantu Warga Sumatera, Minta Kantor Golkar Daerah Jadi Posko

2026-01-15 22:50:52
Bahlil Ajak Kader Bantu Warga Sumatera, Minta Kantor Golkar Daerah Jadi Posko
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menginstruksikan kader Golkar di seluruh Indonesia untuk membantu warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat. Bahlil menyebut pihaknya menyalurkan donasi"Dari laporan daerah, Partai Golkar di sekitar daerah terdampak sudah ikut membantu penanganan bencana," kata Bahlil dalam keterangannya, Minggu (30/11/2025).Bahlil mengatakan DPP Partai Golkar menyalurkan dana Rp 3 miliar sebagai dukungan awal upaya penanganan kebencanaan di tiga provinsi tersebut. Ia menekankan bantuan ini difokuskan pada kebutuhan paling mendesak masyarakat di lapangan.Bahlil juga menyerukan agar seluruh kantor Partai Golkar di berbagai daerah dijadikan posko bantuan. Dia juga meminta mereka siap mengoordinasikan relawan apabila diperlukan untuk penanganan situasi darurat di wilayah masing-masing."Ini saatnya kita hadir untuk rakyat, membantu dengan segala kemampuan yang kita miliki. Ayo kita bangkitkan kembali semangat kegotongroyongan," kata dia."Dari tempat ini saya mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya saudara-saudara kita di beberapa daerah ya, di Sumbar, kemudian di Sumut dan Aceh akibat longsor," imbuhnya.Berdasarkan data terbaru Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) data korban korban meninggal ataupun korban hilang akibat bencana banjir di Sumatera bertambah. Berikut data terkini korban bencana di Sumatera:1. Sumatera Utara: korban meninggal 217 orang, korban hilang 209 orang2. Aceh: korban meninggal 96 orang, korban hilang 75 orang3. Sumatera Barat: korban meninggal 129 orang, korban hilang 118 orang


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-01-15 22:12