Lucky Hakim Resmikan Kawasan Industri ISGIZ Indramayu, Targetkan Serap 80 Persen Tenaga Kerja Lokal

2026-01-12 21:43:08
Lucky Hakim Resmikan Kawasan Industri ISGIZ Indramayu, Targetkan Serap 80 Persen Tenaga Kerja Lokal
INDRAMAYU, - Pemerintah Kabupaten Indramayu meresmikan pembangunan kawasan industri modern dan terintegrasi atau Indramayu Smart Grid Industrial Zone (ISGIZ).Kawasan ini dibangun di Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.Groundbreaking kawasan industri milik PT Jayamas Surya Sentosa tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim.Proyek ini diproyeksikan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.Baca juga: Lucky Hakim Resmikan Tugu 0 Kilometer Calon Kabupaten Indramayu Barat"Jadi di Desa Mekarwaru, Gantar ada salah satu perusahaan membuka kawasan industri. Ini untuk memajukan Indramayu secara umum dan juga Indramayu bagian barat," kata Lucky Hakim, Selasa .Lucky menjelaskan, kawasan industri ISGIZ akan dibangun di atas lahan seluas 129 hektare dengan konsep kawasan industri modern yang didukung infrastruktur canggih dan sistem smart grid.Ke depan, kawasan ini akan diisi berbagai pabrik yang diyakini mampu membuka lapangan kerja secara masif.Baca juga: Saat Polisi Jadi Ortu Dadakan Dampingi Siswa Ambil Rapor di Indramayu“Kalau 10 pabrik berarti 10 ribu pekerja, kalau 100 pabrik berarti 100 ribu pekerja, dan 80 persennya kami minta harus warga Indramayu," kata Lucky.Dalam keterangannya, PT Jayamas Surya Sentosa menyebutkan bahwa pembangunan ISGIZ merupakan respons terhadap terbukanya peluang bisnis di sektor properti, konstruksi, teknik, perdagangan umum, serta jasa konsultasi seiring perkembangan Indonesia.Kawasan industri tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pusat bisnis, tetapi juga ekosistem produktif yang mendorong kolaborasi, inovasi, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.Baca juga: 7 Hari Tak Ada Hasil, Pencarian 3 ABK KM Putri Lancar Samudra di Perairan Indramayu Resmi DihentikanLucky menambahkan, selain bertujuan untuk meningkatkan investasi, keberadaan ISGIZ juga bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah Indramayu Barat yang selama ini dinilai masih terbatas pusat ekonominya.Mengingat wilayah Indramayu Barat sendiri diusulkan menjadi daerah pemekaran dari Kabupaten Indramayu. Progres saat ini tinggal menunggu pembukaan moratorium dari pemerintah pusat.Pemerintah daerah pun, kata Lucky, terus mendorong agar makin banyak lagi kawasan industri yang berdiri di Indramayu bagian barat.Baca juga: Dua Petani Tewas Tersambar Petir di Sawah IndramayuSelain di Gantar, kawasan industri juga disiapkan di wilayah Kecamatan Sukra, Patrol, hingga Kandanghaur.“Kehadiran pabrik-pabrik ini diharapkan mampu menciptakan sentra ekonomi yang kuat dan berkelanjutan,” ucapnya.Untuk mendukung aktivitas industri dan logistik, Lucky juga mengungkapkan rencana pemerintah yang bakal pembukaan exit tol baru di wilayah Gantar, tepatnya di antara KM 122 hingga KM 125.Baca juga: Tradisi Lempar Uang di Jembatan Sewo Indramayu Dilarang Saat NataruInfrastruktur tersebut diyakini akan memperlancar distribusi dan menopang pertumbuhan ekonomi Indramayu Barat secara signifikan.“Di Indramayu Barat nanti akan ada banyak pabrik. Exit tol ini diharapkan bisa menopang perekonomian secara besar-besaran,” kata Lucky.


(prf/ega)