OJK Hapus KBMI 1, Bank Mestika Tancap Gas Menuju KBMI 2

2026-01-12 07:18:56
OJK Hapus KBMI 1, Bank Mestika Tancap Gas Menuju KBMI 2
JAKARTA, - PT Bank Mestika Dharma Tbk (BBMD) menyatakan siap naik kelas menjadi bank Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) 2 seiring rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghapus atau mengonsolidasikan kategori KBMI 1.Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa , Bank Mestika mencatat tren penguatan modal inti dalam lima tahun terakhir.Modal inti BBMD tercatat sebesar Rp 4,289 triliun pada Desember 2021. Angka tersebut naik menjadi Rp 4,552 triliun pada Desember 2022, meningkat lagi ke Rp 4,903 triliun pada Desember 2023, lalu Rp 5,088 triliun pada Desember 2024, dan mencapai Rp 5,348 triliun per September 2025.Baca juga: Dana SAL Rp 276 T Sudah Masuk Bank, Kenapa Bunga Kredit Lambat Turun?Manajemen BBMD menargetkan modal inti minimal Rp 6 triliun agar masuk kategori KBMI 2 sebelum akhir 2028. Target tersebut tercantum dalam corporate plan periode 2024–2028.“Pemenuhan modal inti menjadi Bank KBMI 2 (modal inti di atas Rp 6 triliun hingga Rp 14 triliun) akan dapat dicapai perseroan sebelum akhir tahun 2028,” ujar Presiden Direktur BBMD dalam surat resmi kepada BEI.Saat ini, OJK mengelompokkan bank ke dalam empat kategori berdasarkan modal inti. KBMI 1 mencakup bank dengan modal inti maksimal Rp 6 triliun. KBMI 2 berada pada rentang modal inti di atas Rp 6 triliun hingga Rp 14 triliun. KBMI 3 mencakup modal inti di atas Rp 14 triliun hingga Rp 70 triliun. KBMI 4 berlaku untuk bank dengan modal inti di atas Rp 70 triliun.Melalui kebijakan baru, OJK berencana menghapus kategori KBMI 1. Ke depan, klasifikasi perbankan hanya terdiri dari tiga kelompok. Bank yang masih berada di KBMI 1 akan diminta melakukan konsolidasi agar naik ke kelompok di atasnya. Bank Pembangunan Daerah dikecualikan karena memiliki skema penguatan permodalan tersendiri.OJK juga mengimbau bank KBMI 1 menyiapkan langkah strategis penguatan, termasuk konsolidasi. Proses tersebut dilakukan secara terarah dan terukur dengan tetap menjaga prinsip kehati-hatian.Manajemen Bank Mestika menilai rencana penghapusan KBMI 1 merupakan bagian dari upaya OJK memperkuat ketahanan dan daya saing industri perbankan nasional.Baca juga: OJK Bentuk Direktorat Pengawasan Bank Digital, Efektif 2026Kebijakan itu dinilai relevan dengan dinamika teknologi informasi, percepatan digitalisasi perbankan, ketidakpastian ekonomi global, serta meningkatnya risiko serangan siber.Penguatan fundamental perbankan dinilai mencakup peningkatan investasi infrastruktur teknologi informasi, transformasi digital, serta penerapan tata kelola dan manajemen risiko yang lebih efektif.Manajemen BBMD juga menilai kebijakan tersebut berpotensi mendorong merger, akuisisi, atau peningkatan permodalan pada bank KBMI 1. Langkah itu dipandang memperkuat daya tahan, meningkatkan efisiensi, memperbesar kapasitas pembiayaan, serta mempercepat digitalisasi.


(prf/ega)