BPS Perbarui Kerja Sama dengan Australia untuk Pengembangan Statistik Modern

2026-01-14 10:17:47
BPS Perbarui Kerja Sama dengan Australia untuk Pengembangan Statistik Modern
JAKARTA, - Badan Pusat Statistik (BPS) dan Australian Bureau of Statistics (ABS) telah memperbarui Nota Kesepahaman (MoU) periode 2025-2029 terkait pengembangan statistik resmi.Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, kerja sama BPS-ABS yang terjalin sejak 1995 menjadi salah satu fondasi dalam peningkatan kualitas data Indonesia."Kerjasama antara dua lembaga telah memperkuat metodologi statistik, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, peningkatan sistem digital, dan mendorong adopsi praktik baik internasional," ujar Amalia dalam keterangan tertulis, Selasa .Lebih lanjut, Amalia menjelaskan bahwa melalui pembaruan MoU ini, keduanya sepakat memperkuat kolaborasi di empat aspek.Pertama, peningkatan kualitas statistik resmi negara, khususnya neraca nasional, statistik harga, statistik produksi, dan statistik lingkungan dengan mengacu pada standar proses bisnis statistik internasional.Kedua, percepatan modernisasi statistik melalui adopsi metodologi mutakhir, pemanfaatan data administratif dan big data untuk statistik resmi, hingga penerapan machine learning.Ketiga, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang statistik.Keempat, memperkuat keterlibatan Indonesia dalam forum statistik internasional.Amalia menyebut bahwa melalui pembaruan MoU ini, BPS perlu responsif atas kebutuhan pengguna data, terus beradaptasi dengan dinamika global, serta memperkuat kerja sama internasional untuk meningkatkan kualitas data statistik di Indonesia."Pembaruan MoU ini selaras dengan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang menekankan kemitraan yang memberi manfaat konkret bagi kepentingan nasional. Selaras dengan kebijakan luar negeri Bapak Presiden Prabowo yang memperkuat hubungan diplomatik dan kerja sama dengan Australia," ucapnya.The Australian Statistician atau Kepala ABS David Gruen menambahkan, pembaruan MoU ini mempererat kerja sama antara Indonesia dan Australia di bidang statistik resmi yang sudah terjalin selama 30 tahun.Menurutnya, selama kurun waktu tersebut, kolaborasi ini telah memberikan manfaat yang besar bagi kedua institusi."Pembaruan MoU hari ini juga menjadi langkah ABS dan BPS untuk berkembang bersama, melangkah untuk masa depan, dan saling menghormati kerja sama yang telah berlangsung lama ini," kata David.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain itu, ia juga berpesan agar seluruh ASN di Indonesia tetap menjaga integritas dan terus melayani masyarakat dengan hati.Rini menegaskan bahwa ASN harus bekerja secara profesional untuk mendukung tugas-tugas pemerintahan. Pasalnya, Korpri berperan sebagai simbol persatuan, kolaborasi, dan stabilitas nasional melalui kerja sama seluruh komponen bangsa.Lebih lanjut, Penasihat Harian Dewan Pengurus Korpri Nasional ini berharap agar anggota Korpri bekerja dengan inovasi dan efisiensi, serta mengedepankan pelayanan cepat, hemat, dan transparan melalui pemanfaatan teknologi digital.“Saya berharap Korpri menjadi rumah para ASN dan menjadi wadah yang bermanfaat bagi para ASN dan tentunya untuk memudahkan para ASN berkolaborasi. Sekali lagi selamat kepada Korpri. Selamat Hari Ulang Tahun ke-54,” ucap Rini.Baca juga: 29 November Memperingati Hari Apa? Ini Sejarah HUT KORPRI dan Tema Peringatan 2025Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak para anggota Korpri untuk memperkuat solidaritas dan mendukung penanganan bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah wilayah lainnya.Upaya tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian antarsesama untuk setidaknya meringankan beban saudara se-Tanah Air yang terdampak bencana.Sementara itu, Ketua Umum (Ketum) Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh menekankan bahwa Korpri merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pemerintah.Oleh karena itu, ia mengajak para anggota untuk menerapkan kesiapsiagaan Korpri dalam mendorong percepatan pembangunan nasional sejalan dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia.Baca juga: Menteri PPN Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi dalam Pembangunan Nasional

| 2026-01-14 09:02