Sony Rilis Sensor Lytia 901, Kamera 200 MP untuk Smartphone

2026-01-12 22:19:00
Sony Rilis Sensor Lytia 901, Kamera 200 MP untuk Smartphone
Ringkasan berita: - Sony mengumumkan sensor kamera barunya untuk smartphone, yakni Lytia 901. Sensor ini diklaim mampu menawarkan pengalaman memotret di smartphone dengan resolusi 200 megapiksel.Dengan kemampuan ini, Lytia 901 akan menjadi salah satu pesaing sensor kamera ISOCELL HP Series buatan Samsung. Samsung sendiri sudah merilis sensor smartphone 200 MP sejak 2021 lewat ISOCELL HP1.Di atas kertas, Lytia 901 hadir dengan ukuran sensor 1/1,12 inci dengan diagonal 14,287 mm. Sensor ini juga disebut-sebut mapu menghasilkan gambar dengan kualitas gambar berdefinisi tinggi, bahkan ketika sudah diperbesar 4x.Ukuran piksel Lytia 901 sebesar 0,7 mikrometer (μm). Sony juga menggunakan Quad-Quad Bayer Coding (QQBC) dengan ukuran 4x4 piksel yang berdekatan dan dikelompokkan dengan filter warna yang sama.Baca juga: Samsung Umumkan Isocell HP1, Sensor Kamera 200 MP untuk PonselSecara teknis, teknologi ini mengelompokkan 16 piksel sebagai satu unit agar bisa menangkap detail dan akurasi warna yang lebih tinggi, khususnya dalam kondisi minim cahaya.Teknologi 16 piksel ini akan membentuk satu “super piksel” untuk meningkatkan kemampuan menangkap cahaya.Nah, gabungan dari 16 piksel lagi bakal diproses sebagai satu unit dengan resolusi 12,5 MP. Hal ini yang membuat hasil gambar dari sensor Lytia 901 menjadi ditingkatkan, khususnya dalam akurasi warna dan detail pada gambar.Ketika kamera melakukan perbesaran (zoom), sensor menggunakan mekanisme atau konvensi array yang dikenal dengan remosaicing.Cara ini akan membuat sensor mengubah piksel yang dikelompokkan 4x4 tadi menjadi array piksel normal untuk menghasilkan gambar yang beresolusi tinggi. Berikut adalah perbandingan perubahan piksel dari mekanisme remoisaicing tadi.GMS Arena Mekanisme dari konvensi array ytang dikenal dengan remosaicingNah, pergantian piksel tadi bakal disempurnakan menggunakan teknologi AI (artificial intelligence/kecerdasan buatan) melalui sirkuit pemrosesan khusus yang terpasang di dalam sensor.Baca juga: Sony Rilis PS5 Digital Edition Khusus Jepang, Harga Lebih MurahKemampuan ini yang disebut-sebut menjadikan sensor Lytia 901 unggul. Sebab, dikutip KompasTekno dari GSM Arena, mekanisme ini menjadi yang pertama di industri,Sony disebut-sebut menjanjikan adanya reproduksi detail yang semakin ditingkatkan, khususnya pada gambar berpola atau huruf halus.Lytia 901 juga diklaim memiliki pemrosesan berkecepatan tinggi sehingga mampu merekam video kualitas tinggi di frame rate 30 fps, hingga di kondisi zoom 4x dalam format 4K.Peningkatan teknis lainnya, Lytia 901 juga menghadirkan rentang dinamis (dynamic range) tingkat tinggi berkat teknologi DCG-HDR dan Fine12bit ADC. Kedua teknologi itu memperjelas dari mulanya 10 bit menjadi 12 bit,


(prf/ega)