4 Beda Hangi Vs Bubigi, Cara Masak Indonesia dan Selandia Baru yang Mirip

2026-01-12 07:02:05
4 Beda Hangi Vs Bubigi, Cara Masak Indonesia dan Selandia Baru yang Mirip
BEKASI, - Indonesia dan Selandia Baru memiliki kemiripan kuliner, terutama dalam cara memasak tradisional.Selandia Baru punya hangi, sementara Indonesia memiliki bubigi. Kedua istilah ini merujuk pada teknik masak bawah tanah yang memanfaatkan batu panas.Jika hangi berasal dari suku Maori atau penduduk asli Selandia Baru, bubigi merupakan cara memasak tradisional yang sudah dikenal selama ratusan tahun di Tanah Papua, khususnya Papua Tengah.Baca juga: Teknik Masak Bawah Tanah ala Maori dan Papua Ternyata Mirip, Seperti Apa?Kompas.com berkesempatan melihat langsung hangi dan bubigi dalam acara Cooking Experience Hangi X Bubigi di Sekolah Seniman Pangan Bekasi, Rabu .Acara gastrodiplomasi ini menghadirkan Chef Charles Toto “The Jungle Chef” dari Papua dan Chef Kia Kanuta, koki keturunan asli suku Maori yang terbang langsung dari Selandia Baru.Baca juga: Selandia Baru Luncurkan Kampanye Produk Lokal Premium di Ranch MarketMulai dari proses memasak hingga cita rasa makanan, simak perbedaan hangi dan bubigi berikut ini.Pada dasarnya, hangi dan bubigi menggunakan komponen bahan yang sama, yakni karbohidrat, protein, dan sayuran.Kompas.com/Krisda Tiofani Makanan yang dibuat menggunakan teknik bubigi, cara masak bakar batu khas Papua.Hanya saja, bila merujuk pada keaslian metode memasak bakar batu kedua suku tersebut, jenis protein yang digunakan tidak sama.Masyarakat Papua biasanya menggunakan daging babi sebagai protein utama dalam bubigi.Chef Toto mengatakan bahwa daging babi sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Papua sehingga hampir selalu ada dalam bubigi.Baca juga: Rayakan Keanekaragaman Tradisi, Kolaborasi Fine Tastes Hadir dengan Perpaduan Rempah Lokal dan Gaya ModernSementara itu, bagi suku Maori, mereka biasa menggunakan seafood sebagai protein utama dalam hangi."Di tempat asal saya, di bagian Utara, kami cenderung menggunakan boga bahari (seafood) karena lokasinya cukup dekat dengan pantai, tetapi semakin ke daratan, protein yang digunakan untuk hangi makin berbeda," kata Chef Kia.Selain seafood, sejumlah masyarakat suku Maori juga biasa menggunakan daging babi, ayam, maupun domba saat melakukan hangi.Baca juga: Uniknya Tradisi Piring Terbang, Penyajian Makanan di Pernikahan Warga Klaten dan SoloBaik hangi maupun bubigi, kedua teknik memasak ini betul-betul mengandalkan cita rasa dari bahan makanan yang digunakan. Misalnya, dari minyak daging babi yang menciptakan rasa gurih.Kompas.com/Krisda Tiofani Buah merah khas Papua.Bagi masyarakat Papua, bubigi biasanya dilengkapi dengan buah merah sebagai bumbu penyedap.Dalam hangi, kata Chef Kia, masyarakat Maori biasanya menggunakan horopito dan kawakawa sebagai bumbu.Horopito dikenal sebagai szechuan Selandia Baru karena cita rasa daunnya yang sangat pedas.Adapun kawakawa merupakan tanaman obat yang umum tumbuh di banyak tempat dan biasa diseduh sebagai teh maupun digunakan untuk memasak.Baca juga: Mengenal 6 Jenis Teh China, Warisan Tradisi yang LezatPenggunaan bumbu penyedap yang terbatas dalam tradisi memasak ini, menghasilkan sajian bercita rasa alami dan khas.Bahan-bahan dalam bubigi ditutup menggunakan daun pisang, kain, serta alang-alang untuk menjaga panas dari batu tetap terperangkap.Kompas.com/Krisda Tiofani Hangi merupakan teknik memasak tradisional suku Maori di Selandia Baru. Untuk menyiapkannya, masyarakat Maori perlu menggali tanah terlebih dahulu sebelum menata bahan makanan dan batu panas.Daging, berserta sayuran dan umbi ditumpuk beralaskan daun pisang, tanpa pembungkus apa pun.Sebaliknya, dalam hangi, masyarakat Maori biasanya mengandalkan daun-daun kering, daun pisang, kain basah, dan alumunium foil sebagai pembungkus makanan.Baca juga: Makan Anggur di Bawah Meja, Tradisi Malam Tahun Baru untuk Jomblo Semua bahan ini berfungsi menjaga makanan tetap hangat dari batu panas yang diletakan di bagian terbawah dan paling atas lubang.Proses memasak bakar batu Papua memakan durasi kurang dari satu jam, sekitar 30-40 menit. Ketika aroma daging mulai tercium, itu menandakan makanan sudah matang.Kompas.com/Krisda Tiofani Makanan yang dimasak menggunakan hangi, teknik memasak tradisional suku Maori di Selandia Baru. Untuk menyiapkannya, masyarakat Maori perlu menggali tanah terlebih dahulu sebelum menata bahan makanan dan batu panas.Durasi memasak hangi lebih lama dibandingkan bubigi. Menurut Chef Kia, waktu ideal hangi berjalan sekitar empat hingga lima jam.Baca juga: Sejarah Tradisi Tiup Lilin Kue Ulang Tahun, dari Mana Asalnya?


(prf/ega)