Geger Duel King Kobra dan Sanca di Tasikmalaya hingga 'Dilerai' Damkar

2026-02-08 01:59:51
Geger Duel King Kobra dan Sanca di Tasikmalaya hingga 'Dilerai' Damkar
Warga Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) digegerkan dengan pertarungan antara king kobra dengan ular sanca. Dua ekor ular berukuran besar itu bergelut di area persawahan yang dekat dengan permukiman warga.Dilansir detikjabar, Selasa (30/12/2025), warga sekitar tak berani mendekati lokasi saat duel berlangsung. Mereka memilih menjauh karena khawatir akan keselamatan."Enggak ada yang berani mendekat, petani juga menjauh. Warga juga ketakutan. Ularnya di sawah lagi saling lilit," Kata Iskandar, warga sekitar.Petani yang pertama kali melihat kejadian itu segera melaporkan kepada aparat desa. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan permintaan bantuan kepada petugas Animal Rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tasikmalaya.Sekitar 20 menit setelah laporan diterima, petugas damkar tiba di lokasi. Proses evakuasi pun berlangsung menegangkan karena kedua ular masih terlibat perkelahian."Kami laksanakan evakuasi king kobra, waktu ke sana lagi bergelut dengan ular sanca," Kata Komandan Damkar Kabupaten Tasikmalaya, Aam kepada detikjabar, Senin (29/12/25)."Ular sanca agak kecil saya bantu pegangan ular sancanya. Nah kawan kami Iwan tangkap ular king kobranya. Ukurannya besar king kobra ini," Kata Aam.Simak selengkapnya di siniLihat juga Video: Momen Warga di Gorontalo Panik Ada Ular Kobra 2 Meter Masuk Rumah[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-02-08 00:35