Serangan Drone Hantam Rumah Sakit Militer di Sudan Selatan, 7 Orang Tewas

2026-02-04 03:54:54
Serangan Drone Hantam Rumah Sakit Militer di Sudan Selatan, 7 Orang Tewas
Serangan drone menghantam sebuah rumah sakit militer di kota Dilling, Sudan selatan. Seorang petugas kesehatan di rumah sakit tersebut mengatakan insiden itu menyebabkan "tujuh warga sipil tewas dan 12 luka-luka."Dilansir AFP, Senin (16/12/2025) petugas medis yang tidak ingin disebut identitasnya menjelaskan bahwa para korban terdiri dari pasien serta pendamping mereka. Ia menambahkan bahwa rumah sakit militer tersebut "melayani penduduk kota dan sekitarnya, selain personel militer". Peristiwa itu terjadi pada Minggu (14/12) waktu setempat.Kota Dilling berada di negara bagian Kordofan Selatan yang selama ini rawan konflik. Wilayah tersebut saat ini berada di bawah kendali tentara Sudan, namun dikepung oleh pasukan paramiliter rival.Kordofan Raya kini menjadi salah satu medan pertempuran paling sengit dalam perang Sudan antara militer dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF), seiring upaya kedua pihak untuk menguasai wilayah selatan yang luas.RSF dilaporkan mengendalikan sebagian besar wilayah Kordofan bersama sekutu mereka, faksi Gerakan Pembebasan Rakyat Sudan-Utara (SPLM-N) yang dipimpin Abdelaziz al-Hilu, yang memiliki basis historis di Pegunungan Nuba. Pasukan gabungan tersebut mengepung sejumlah kota utama di kawasan itu dengan divisi-divisi militer, termasuk Dilling serta ibu kota Kordofan Selatan, Kadugli, yang berjarak sekitar 120 kilometer di sebelah selatan.Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebutkan bahwa kelaparan telah melanda Kadugli sejak September. PBB juga memperkirakan Dilling menghadapi kondisi serupa, meski keterbatasan akses data menghambat penetapan status resmi. Serangan drone itu terjadi sehari setelah insiden serupa yang menghantam pangkalan pasukan penjaga perdamaian PBB di Kadugli, yang menewaskan enam tentara asal Bangladesh.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-02-04 02:47