Mahasiswa KKN UIN Walisongo yang Tewas Usai Hanyut di Kendal Jadi 5 Orang

2026-01-16 04:28:56
Mahasiswa KKN UIN Walisongo yang Tewas Usai Hanyut di Kendal Jadi 5 Orang
Satu lagi jenazah mahasiswa UIN Walisongo Semarang yang hanyut terseret arus Sungai Singorojo, Kendal, ditemukan. Tim SAR gabungan menemukan satu korban berjenis kelamin pria dalam kondisi meninggal.Korban itu teridentifikasi atas nama Muhammad Jibril Assyarifa asal Gresik. Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian sekitar pukul 09.30 WIB. Maka total korban tewas yang ditemukan menjadi lima orang.Kepala BPBD Kendal, Ali Sutaryo, membenarkan satu lagi jenazah mahasiswa ditemukan. Saat ini korban dalam proses evakuasi karena sulitnya medan."Pagi ini tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah setelah jenazah Bima ditemukan. Satu jenazah tersebut teridentifikasi atas nama Muhammad Jibril Assyarifa asal Gresik. Temuannya tadi sekitar pukul 09.30 WIB di pinggiran Sungai Singorojo ikut Dusun Karet Bulu," kata Kepala BPBD Kendal, Ali Sutaryo, dilansir detikJateng, Rabu ."Lokasi penemuan tak jauh dari lokasi kejadian dan saat ini masih dievakuasi untuk dibawa ke posko. Butuh waktu lama untuk evakuasinya karena sulit dan jauhnya medan," sambungnya.Ali menjelaskan jenazah korban akan langsung dibawa ke RSUD Suwondo Kendal karena pihak keluarga sudah menunggu di kantor BPBD Kendal. Selanjutnya pihak keluarga akan membawa pulang jenazah untuk dimakamkan ke kampung halamannya.Baca berita selengkapnya di sini.Lihat juga Video: Kronologi 6 Mahasiswa KKN Hanyut di Kendal, 3 Tewas-3 Hilang[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Angkringan Balap Paseban viral karena keragaman menu dan suasananya yang selalu ramai.Menu andalan berupa nasi kucing dengan pilihan lauk seperti tempe, sambal usus, sambal teri, hingga ayam geprek menjadi favorit pengunjung.Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, berkisar Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per item. Angkringan ini buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.Tingginya minat pengunjung membuat antrean kerap terbentuk bahkan sebelum jam buka. Datang lebih awal menjadi strategi utama untuk mendapatkan tempat duduk dan pilihan menu yang masih lengkap.Mangut Lele Mbah Marto menjadi representasi kuliner tradisional Yogyakarta yang bertahan di tengah tren kekinian.Warung ini dikenal dengan konsep pawon atau dapur tradisional yang bisa disaksikan langsung oleh pengunjung.Kompas.com/Silvita Agmasari Mangut lele yang dijual di warung Mbah Marto, Bantul, Yogyakarta.Lele yang digunakan tidak digoreng, melainkan diasap terlebih dahulu dengan tusukan pelepah daun kelapa sebelum dimasak menjadi mangut.Metode pengasapan ini menghasilkan aroma khas dengan cita rasa manis dan gurih yang kuat. Mangut lele disajikan dengan kuah santan pedas yang menjadi ciri khas masakan tradisional Jawa.Baca juga: Itinerary Kulineran Serba Legendaris di Yogyakarta Bujet Rp 150.000Mangut Lele Mbah Marto berlokasi di Jalan Sewon Indah, Ngireng-ireng, Panggungharjo, Sewon, Bantul.Warung ini buka mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Harga mangut lele dibanderol sekitar Rp 25.000 per porsi. Karena peminatnya tinggi, pengunjung disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.Bagi pencinta kuliner pagi, Sate Koyor Yu Ira menjadi tujuan wajib. Warung sederhana ini telah dikenal sejak puluhan tahun lalu dan berlokasi di kawasan Pasar Ngasem, pusat aktivitas warga sejak dini hari.Tribun Jogja/Hamim Thohari Sate koyorMenu andalannya adalah sate koyor, bagian urat sapi yang diolah hingga empuk dan kaya rasa.Harga sate koyor dibanderol mulai Rp 10.000, menjadikannya pilihan terjangkau bagi pengunjung pasar maupun wisatawan.Warung Yu Ira buka mulai pukul 05.00 hingga 15.00 WIB. Waktu paling ramai terjadi pada pagi hari, seiring aktivitas pasar yang padat.Datang sebelum pukul 09.00 WIB menjadi waktu ideal untuk menikmati menu favorit tanpa harus menunggu lama.

| 2026-01-16 02:35