Tanggal 18 Desember Memperingati Hari Apa? Ini Peringatan Penting dan Sejarahnya

2026-01-14 17:19:52
Tanggal 18 Desember Memperingati Hari Apa? Ini Peringatan Penting dan Sejarahnya
- Tanggal 18 Desember 2025 jatuh pada hari Kamis. Tanggal ini diperingati melalui sejumlah momentum penting, baik di tingkat internasional maupun nasional.Beberapa di antaranya berkaitan dengan isu kemanusiaan global, bahasa dan kebudayaan, hingga hari jadi daerah di Indonesia.Peringatan ini menjadi pengingat akan perjalanan sejarah, nilai solidaritas, serta dinamika sosial yang terus berkembang hingga hari ini.Baca juga: Kalender Jawa 18 Desember 2025, Cek Pasaran dan Arti Weton Hari IniHari Migran Internasional diperingati setiap tanggal 18 Desember sebagai bentuk penghormatan terhadap para migran di seluruh dunia, termasuk mereka yang masih berjuang mencari suaka dan kehidupan yang lebih layak.Mengacu pada National Today, Hari Migran Internasional diresmikan pada tahun 2000, meskipun perayaannya telah dimulai sejak 1997.Saat itu, sejumlah organisasi migran di Asia memperingati 18 Desember sebagai hari kampanye penghormatan, hak, dan perlindungan bagi migran.Penetapan resmi Hari Migran Internasional dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 4 Desember 2000.Baca juga: Sambut Nataru, Tol Prosiwangi Ruas Gending-Paiton Dibuka 2 Pekan, Mulai 20 Desember 2025PBB juga memprakarsai Konvensi Internasional tentang Perlindungan Hak Seluruh Pekerja Migran dan Anggota Keluarganya.Konvensi ini menegaskan pentingnya perlindungan hak asasi manusia bagi migran, tanpa memandang status hukum atau latar belakang kebangsaan.Isu migrasi hingga kini masih menjadi persoalan global yang berkelanjutan. Konflik, perubahan iklim, kesenjangan ekonomi, dan ketidakstabilan politik mendorong jutaan orang untuk berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain.Oleh karena itu, PBB memasukkan isu migrasi dalam agenda pembangunan berkelanjutan 2030.Agenda ini memuat sejumlah tujuan terkait migrasi, antara lain akses terhadap pendidikan, kesempatan kerja yang layak, serta peningkatan kualitas hidup migran dan keluarganya.Baca juga: Puncak Arus Nataru di Bandara Juanda Diprediksi pada 21 Desember 2025 dan 3 Januari 2026Selain Hari Migran Internasional, tanggal 18 Desember juga diperingati sebagai Hari Bahasa Arab Sedunia.Peringatan ini bertujuan untuk mengakui pentingnya bahasa Arab serta penggunaannya yang luas di berbagai belahan dunia.Bahasa Arab dikenal sebagai salah satu bahasa tertua di dunia dengan sejarah yang telah berlangsung lebih dari seribu tahun.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-01-14 16:32