PARIS, - Ribuan pengunjung kecewa usai Museum Louvre, Paris, Perancis tutup pada Senin .Penutupan Museum Louvre ini imbas aksi mogok kerja para pegawainya.Dikutip dari AFP, Senin, mereka menuntut penambahan staf dan langkah-langkah untuk mengatasi para pengunjung yang semakin banyak.Aksi mogok kerja ini berlangsung dua bulan setelah landmark Paris tersebut menjadi sasaran perampokan."Kami tutup. Silakan kembali beberapa jam lagi," kata seorang petugas keamanan kepada pengunjung.Baca juga: Kondisi Kerja Memburuk, Pekerja Museum Louvre Bakal Lakukan Mogok KerjaSerikat Pekerja museum mengatakan, sekitar 400 karyawan memilih untuk melanjutkan pemogokan mereka dalam rapat umum.Perwakilan Serikat Pekerja CGT, Christian Galani mengatakan, pemogokan itu akan mendapat dukungan luas dari 2.200 karyawan museum."Kita akan menghadapi lebih banyak aksi mogok daripada biasanya," ujarnya.Menurutnya, sejumlah kalangan, seperti ilmuwan, pembuat film dokumenter, manajer koleksi, bahkan kurator memberi tahu kami rencana mereka untuk melakukan aksi mogok.Ia menjelaskan, semua kalangan itu memiliki keluhan yang berbeda. Namun, mereka sama-sama menyoroti ketidakpuasan manajemen museum, khususnya usai perampokan Oktober.Staf resepsionis dan keamanan mengeluh kekurangan personel dan harus mengelola arus orang yang sangat besar. Pasalnya, museum itu kelebihan kapasitas pengunjung dari yang direncanakan setiap tahunnya.Baca juga: Museum Louvre Bermasalah Lagi, Atap Bocor Rusak 400 Karya IlmiahKepala Museum Louvre, Laurence des Cars kini sedang berada di bawah tekanan dan menghadapi seruan terus-menerus untuk mengundurkan diri.Awal tahun ini, ia sempat memperingatkan pemerintah dalam sebuah memo tentang suhu museum yang terlalu tinggi dan penurunan pengalaman pengunjung.Setelah memo tersebut, Presiden Perancis Emmanuel Macron mengumumkan rencana renovasi besar-besaran untuk Museum Louvre.
(prf/ega)
Museum Louvre Paris Tutup, Ada Apa?
2026-01-12 07:25:46
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:14
| 2026-01-12 06:25
| 2026-01-12 05:40
| 2026-01-12 05:23










































