Wagub Rano: Kami Bersyukur Era Gubernur Anies Bangun JIS tapi Banyak Kendala

2026-01-16 15:12:54
Wagub Rano: Kami Bersyukur Era Gubernur Anies Bangun JIS tapi Banyak Kendala
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan rasa syukur Jakarta International Stadium (JIS) dibangun saat era pemerintahan Gubernur Anies Baswedan. Namun Rano menjelaskan JIS masih banyak kendala.Hal itu diungkapkan Rano saat membuka acara focus group discussion (FGD) pengembangan aksesibilitas kawasan Jakarta International Stadium (JIS) di Gedung Teknis Jatibaru, Jakarta Pusat (Jakpus), pada Kamis (27/11/2025).Awalnya Rano mengungkapkan FGD tersebut digelar untuk membicarakan tentang infrastruktur di JIS. Namun JIS juga masuk kawasan yang perlu dibenahi."JIS ini masuk dalam sebuah kawasan. Jadi, bukan hanya stadion saja. Maka itu saya berharap tadi saya telepon dengan aspri saya, minimal kita sajikan agar kita punya wawasan bahwa kita pun harus mendesain kawasan ini," ucapnya."Kalau enggak, nanti dua tahun lagi kita ketemu lagi kayaknya. Walaupun mungkin pembangunannya akan ada fase, akan ada fase, tapi tidak stuck seperti ini," tambahnya.Dia mengaku bersyukur JIS dibangun di era Gubernur Anies. Namun ada banyak kendala dalam JIS."Kami bersyukur era Gubernur Anies membangun stadion JIS, tapi memang kita juga melihat banyak kendala yang belum bisa dilengkapi karena ada fase-fase yang memang tidak selesai, sehingga menjadi stuck," jelasnya."Bisakah dikasih lihat? Tadi saya telepon Pak Iwan (Dirut JakPro), minimal supaya Bapak-bapak bisa melihat apa sih kawasan JIS ini. Tapi mungkin yang lain sudah tahu," tambahnya.Rano menyampaikan pentingnya jembatan penyeberangan dari Ancol menuju JIS untuk melengkapi stadion tersebut. Sebab, lanjut Rano, JIS merupakan tempat favorit."Nah, artinya betapa pentingnya jembatan penyeberangan dari Ancol menuju JIS. JIS ini menjadi tempat favorit, maaf ya, mereka jauh lebih memilih JIS daripada GBK untuk memperlihatkan sebuah show. Karena JIS itu ultimate, dekat, enggak ada jarak. GBK itu jauh, stage di tengah, penonton jauh, sehingga enggak terasa," tutupnya.Simak juga Video Pemprov DKI Mau Bangun Jembatan Penghubung Ancol-JIS[Gambas:Video 20detik]


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengatakan sejak IASC beroperasi pada 22 November 2024 hingga 11 November 2025, lembaga itu telah menerima 343.402 laporan penipuan. Laporan tersebut menunjuk 563.558 rekening yang terkait aktivitas penipuan, di mana 106.222 rekening telah diblokir.Dari keseluruhan laporan, total kerugian yang dilaporkan korban mencapai Rp 7,8 triliun, sementara upaya pemblokiran dana berhasil menahan Rp 386,5 miliar.“Sejak awal beroperasi di tanggal 22 November 2024 sampai dengan 11 November 2025, IASC telah menerima 343.402 laporan penipuan. Total rekening terkait penipuan yang dilaporkan ke IASC sebanyak 563.558 rekening dengan 106.222 rekening telah dilakukan pemblokiran,” ujar Hudiyanto lewat keterangan pers, Sabtu .Baca juga: Penipuan AI Deepfake Kian Marak, Keamanan Identitas Digital Diuji“Adapun total kerugian dana yang dilaporkan oleh korban penipuan sebesar Rp 7,8 triliun dengan dana yang telah berhasil diblokir sebesar Rp 386,5 miliar,” paparnya. Menurut Hudiyanto, angka-angka itu memperlihatkan sejauh mana pelaku memanfaatkan platform digital untuk menjerat korban, mulai dari pinjaman online alias pinjol ilegal hingga tawaran investasi palsu, sehinggga penindakan masif diperlukan untuk melindungi konsumen.Sebagai bagian dari penindakan, Satgas PASTI kembali memblokir 776 aktivitas dan entitas keuangan ilegal, yang terdiri atas 611 entitas pinjaman online ilegal, 96 penawaran pinjaman pribadi (pinpri), dan 69 tawaran investasi ilegal.

| 2026-01-16 14:12