Keluar Saat Jam Sekolah, Bocah SD Berkebutuhan Khusus Ditemukan Tewas di Kolam Ikan di Lubuklinggau

2026-01-12 05:42:40
Keluar Saat Jam Sekolah, Bocah SD Berkebutuhan Khusus Ditemukan Tewas di Kolam Ikan di Lubuklinggau
LUBUKLINGGAU, - Seorang bocah Sekolah Dasar (SD) berkebutuhan khusus berinisial ADK (8) ditemukan tewas di kolam ikan milik warga di kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.Kejadian ini terjadi setelah ADK keluar dari lingkungan sekolah saat jam istirahat. Menurut informasi, ADK keluar dari sekolah pada pukul 11.00 WIB.Baca juga: 2 Bocah SD Temukan Mayat Bayi Dibungkus Keresek Mengapung di SungaiBudi Prasetyo, salah satu guru di SD Islam Terpadu (IT) Alam menjelaskan, ADK baru saja menyelesaikan pelajaran olahraga dan kemudian bermain bersama teman-temannya di ruang perpustakaan."Awalnya mereka istirahat semuanya sambil main di ruang perpustakaan. Saat itu saya sedang mengerjakan berkas di laptop. Namun saya tidak sadar kalau korban sudah keluar," ungkap Budi kepada wartawan, Rabu .Sekitar pukul 11.30 WIB, seorang guru memberi tahu Budi bahwa ADK telah keluar dari ruang perpustakaan.Budi segera mencari ADK di seluruh ruang kelas, namun tidak berhasil menemukannya.Pada pukul 12.30 WIB, ia memutuskan untuk mencari ADK di sekitar kolam ikan yang berjarak sekitar 200 meter dari sekolah.Baca juga: Dirawat di RS, Bocah SD yang Mata Merah dan Lebam Usai Pulang Sekolah MembaikSetelah mencari, Budi menemukan sesuatu yang mengambang di dalam kolam. "Kolamnya itu tertutup setengah dan ada kawat, cuma masih bisa dilewati. Ketika saya masuk, lalu melihat ternyata benar (ADK). Posisinya saat itu telah mengambang," jelasnya.Penemuan tersebut segera dilaporkan ke polisi, yang kemudian mengevakuasi ADK.Kapolsek Lubuklinggau Utara, Iptu Sumardi Candra menyatakan, berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), ADK diduga tewas akibat tenggelam sekitar satu jam sebelum ditemukan."Korban diduga meninggal akibat tenggelam yang diperkirakan sudah sekitar satu jam dan saat ditemukan dalam posisi mengambang," ungkapnya.Jenazah ADK telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan di Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II."Jenazah saat ini sudah kami serahkan kepada pihak keluarga," tambah Kapolsek.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Bodinya juga dibuat ringan, hanya 29 gram tanpa strap, dengan rangka aluminium alloy dan satu tombol crown stainless steel untuk navigasi.Honor membekali Watch X5 dengan sertifikasi IP68 + 5ATM, sehingga aman untuk berenang maupun dipakai aktivitas outdoor.Di sektor fitur, Honor Watch X5 membawa sensor lengkap mulai dari PPG heart-rate monitor, SpO2, kompas, gyroscope, barometer, hingga accelerometer.Jam tangan ini mendukung lebih dari 120 mode olahraga, lengkap dengan fitur route recording, panduan stretching, dan voice coaching saat pengguna berlatih.Untuk kesehatan, Watch X5 menyediakan pemantauan detak jantung 24 jam, saturasi oksigen, stres, analisis tidur, hingga pelacakan kesehatan wanita. Semua data dapat dipantau melalui aplikasi Honor Health.Navigasi outdoor makin akurat berkat dukungan GNSS lima sistem (BeiDou, GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS). Konektivitasnya didukung Bluetooth 5.3 untuk panggilan telepon, serta NFC yang dapat dipakai untuk akses pintu atau pembayaran offline di wilayah tertentu.Honor Fitur lengkap Honor Watch X5.Daya tahan baterainya juga cukup panjang. Honor mengeklaim Watch X5 bisa bertahan hingga 14 hari dalam pemakaian normal, atau sekitar 5 hari jika fitur Always-On Display aktif. Pengisian daya dilakukan lewat konektor magnetik pogo-pin.Baca juga: Ini Dia Coros Pace 4, Smartwatch Ringan untuk Pelari dengan GPS Lebih AkuratFitur tambahan lainnya mencakup remote camera shutter, pemutar musik, mode Do Not Disturb, hingga mini-games.Honor Watch X5 kompatibel dihubungkan dengan smartphone Android 9.0 ke atas dan iPhone yang menjalankan iOS 13 ke atas.Jam tangan ini tersedia dalam dua warna, yaitu Phantom Black dan Moonlight White dengan tali silikon, seperti dihimpun KompasTekno dari GizmoChina.

| 2026-01-12 03:59