LEBAK, – Sumarni (50), pedagang nasi merah asal Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, sudah lebih dari 20 tahun mengandalkan kereta untuk berangkat berdagang.Selama itu pula, ia sering menerima cibiran dari penumpang lain karena dianggap mengganggu kenyamanan saat menaiki kereta reguler."Sering ditegur, katanya barang saya terlalu banyak dan menghalangi jalan. Pernah juga dibilang merepotkan karena disimpan dekat kursi penumpang lain," ujar Sumarni kepada Kompas.com saat ditemui di Kereta Khusus Petani-Pedagang, Senin .Kini, setelah adanya Kereta Khusus Petani-Pedagang, ia merasa lebih lega.Sumarni tak lagi harus memeluk dagangannya sepanjang perjalanan agar tidak ditegur petugas atau penumpang lain.Baca juga: Naik Kereta Khusus Petani-Pedagang, Penumpang: Gerbongnya Luas dan Adem..."Alhamdulillah sudah ada gerbong khusus, jadi tidak takut dimarahi lagi. Bisa naruh barang lebih rapi," katanya.Pedagang lain, Asnamah (41), sebelum ada kereta khusus ini, ia harus bangun dini hari untuk memastikan kebagian naik kereta pertama agar tidak terlalu penuh penumpang.Ia kerap menempuh perjalanan hingga sekitar satu jam dengan barang yang ditumpuk di bawah kursi atau di pangkuannya."Kalau ramai, saya suka kesulitan bergerak. Dagangan saya taruh di pangkuan biar enggak ganggu orang. Capek, tetapi harus dibawa karena itu sumber rezeki," katanya.Ia berharap fasilitas ini terus dijalankan karena sangat membantu pedagang kecil seperti dirinya."Sekarang bawa dagangan lebih tenang. Semoga terus ada, jangan sampai dihapus," ujarnya.Baca juga: Penumpang Kereta Petani-Pedagang Wajib Punya Kartu Khusus, Begini Cara DapatnyaDengan kebijakan ini, pedagang seperti Sumarni dan Asnamah tidak lagi harus menahan cibiran.Mereka kini memiliki ruang khusus untuk membawa hasil dagangan menuju tujuan untuk berdagang dengan lebih aman dan nyaman.Kereta Khusus Petani-Pedagang mulai beroperasi pada 1 Desember 2025, hari ini, pada layanan Commuter Line Merak atau KA Lokal Merak.Dalam satu rangkaian KA Lokal Merak, terdapat satu gerbong dengan kapasitas 73 tempat duduk yang diperuntukkan khusus bagi pedagang dan petani yang membawa barang dagangan.KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN Sejumlah pedagang mulai naik Kereta Khusus Petani-Pedagang resmi beroperasi Senin untuk relasi Stasiun Rangkasbitung-Merak.
(prf/ega)
Dulu Sering Ditegur karena Barang Dagangan, Kini Sumarni Bersyukur Ada Kereta Khusus Pedagang
2026-01-11 21:48:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:29
| 2026-01-11 21:34
| 2026-01-11 21:21
| 2026-01-11 20:26










































