Kuota Sekolah SNBP 2026 Diumumkan, Bagaimana Penentuan Siswa Eligible?

2026-01-12 06:31:53
Kuota Sekolah SNBP 2026 Diumumkan, Bagaimana Penentuan Siswa Eligible?
- Kuota sekolah di Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 sudah diumumkan mulai Senin .Kuota ini akan menentukan berapa jumlah siswa yang eligible atau memenuhi syarat dan bisa mendaftar SNBP 2026 berdasarkan akreditasi sekolah.Pada penentuan kuota sekolah ini, Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) membedakan jumlah kuota SNBP bagi sekolah dengan akreditasi A hingga C atau yang lainnya.Berikut ketentuan pemberian kuota SNBP berdasarkan akreditasi dari panitia SNPMB 2026:Setelah itu baru akan ditentukan siapa saja siswa eligible pada SNBP 2026. Lantas bagaimana penetuan siswa eligible di SNBP 2026?Baca juga: Kuota Sekolah SNBP 2026 Diumumkan Hari Ini, Cek KetentuannyaKetua Tim Penanggungjawab SNPMB 2026 Eduart Wolok mengatakan, siapa saja siswa yang masuk daftar eligible nantinya akan ditentukan oleh pihak sekolah dan bukan panitia SNPMB."Siswa yang terbaik masuk kuota sekolah, siswa elgible yang menentukan sekolah," kata Eduart dalam konferensi pers peluncuran SNPMB 2026 bulan September lalu yang dikutip Kompas.com melalui akun YouTube SNPMB, Senin .Eduart memberikan contoh, misalnya pada satu sekolah akreditasi A mendapatkan kuota sekolah sebanyak 40 persen dari total kelas 12 dengan jumlah siswa 150 orang.Sehingga siswa eligible adalah 60 siswa. Terkait siapa saja yang masuk peringkat 60 siswa terbaik itu nantinya akan ditentukan oleh pihak sekolah.Baca juga: Cara Cek Kuota Sekolah SNBP 2026, Ada Jadwal Masa Sanggahnya"Apakah 60 itu siswa yang ranking 1 sampai 60 dari 150 (siswa) atau ranking 10 sampai 70 dari 150 itu sekolah yang menentukan," ujarnya.Eduart menjelaskan, analoginya bisa saja terjadi karena kemungkinan tidak semua siswa eligible ingin ikut SNBP, tetapi justru ingin melanjutkan pendidikan tinggi lewat jalur lainnya.Baca juga: Sekolah Bisa Dapat Tambahan Kuota SNBP 2026 Jika Pakai E-rapor"Jadi ini yang harus dipahami karena masih ada juga komplain 'kok anak kami tidak eligible' disampaikan ke panitia SNPMB, kami tidak bisa menjawab itu (karena menjadi kewenangan sekolah)," jelas Eduart.


(prf/ega)