Jakarta Upaya Pemerintah Kota Bontang dalam membangun sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan kembali mendapat pengakuan dari dunia internasional. Pemerintah Provinsi Jeju, Korea Selatan, berencana menyalurkan dana hibah senilai USD 9,3 juta atau sekitar Rp155,9 miliar untuk pengembangan sistem pengolahan sampah terpadu di Kota Bontang.Bontang dipilih karena dianggap memiliki komitmen kuat terhadap isu lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah, serta memiliki karakteristik geografis dan ekosistem yang dinilai serupa dengan Pulau Jeju.Hibah ini merupakan bagian dari program Official Development Assistance (ODA), yang sekaligus menjadikan Bontang sebagai satu-satunya kota di Indonesia yang terpilih untuk menerima bantuan tersebut.AdvertisementProfessor Department of Industrial and Applied Economics dari Jeju National University, Bae Sung Kim, yang ikut dalam rombongan Pemerintah Provinsi Jeju, menilai bahwa kondisi Bontang saat ini mirip dengan Jeju dua dekade lalu.“Kondisinya sama dengan Jeju sekitar 20 tahun lalu. Saat itu kami juga menghadapi persoalan volume sampah yang tinggi seperti di Bontang sekarang. Kami berharap dari kolaborasi ini, sampah bisa tertangani,” ujar Bae Sung Kim melalui penerjemahnya.
(prf/ega)
Jeju Kucurkan Hibah Rp155,9 Miliar untuk Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Bontang
2026-01-10 10:08:06
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-10 09:54
| 2026-01-10 08:50
| 2026-01-10 08:25
| 2026-01-10 07:41










































