JAKARTA, – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu .Rapat tersebut digelar setelah Prabowo meninjau langsung lokasi banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir.Dalam pertemuan itu, Presiden membahas langkah percepatan penanganan bencana sekaligus kesiapan pemerintah menghadapi libur akhir tahun.Sekretaris Kabinet Letkol TNI Teddy Indra Wijaya menyebut rapat ini menjadi forum evaluasi sekaligus penegasan arahan Presiden kepada para menteri terkait respons negara terhadap situasi darurat dan agenda nasional jangka pendek.Rapat di Hambalang ini dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Mendikti Saintek Brian Yuliarto.Baca juga: Prabowo Minta Diskon Harga Tiket Pesawat, Kereta, Kapal dan Tarif Tol untuk Libur Akhir TahunHadir pula beberapa menteri lain yang terkait langsung dengan penanganan bencana dan kesiapan sektor transportasi serta logistik.Teddy mengatakan, Prabowo secara khusus meminta percepatan penanganan bencana di wilayah Sumatera yang terdampak banjir dan longsor.Presiden meminta agar pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi seluruh warga terdampak dapat segera diselesaikan.“Presiden ingin secepat mungkin segera selesai terbangun,” ujar Teddy.Selain hunian, Prabowo juga memerintahkan penambahan secara maksimal alat berat untuk membuka kembali akses jalan yang rusak akibat bencana.Baca juga: Prabowo Perintahkan Alat Berat dan Truk Air Minum Ditambah di Lokasi Bencana SumateraPenambahan alat berat dinilai krusial untuk membuka kembali jalur transportasi yang terputus agar distribusi bantuan kemanusiaan dapat berjalan cepat dan efektif.Sejalan dengan arahan Presiden, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa pengerahan alat berat menjadi kebutuhan paling mendesak dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Menurut AHY, tanpa akses transportasi yang memadai, bantuan logistik dan kemanusiaan akan sulit disalurkan secara cepat.“Yang paling mendesak adalah memang menggelar secara cepat alat-alat berat untuk memperbaiki jalur-jalur transportasi yang rusak dan hancur,” ujar AHY.“Sekali lagi, tanpa jalur transportasi, maka bantuan logistik atau kemanusiaan seberapa besar pun akan sulit untuk didistribusikan secara cepat, padahal itu yang paling harus didahulukan,” tambahnya.
(prf/ega)
Ini Hasil Rapat Prabowo Bersama Para Menteri di Hambalang Tadi Malam
2026-01-12 03:30:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:53
| 2026-01-12 02:45
| 2026-01-12 02:10
| 2026-01-12 01:30










































