– Di balik keindahan arsitektur kuno dan nilai sejarahnya yang tinggi, kompleks kuil Preah Vihear menjadi sumber ketegangan panjang antara Thailand dan Kamboja.Sengketa perbatasan kedua negara sudah berlangsung lebih dari satu abad, dan kembali memanas pada musim panas 2025 ini.Konflik ini bukan hanya soal wilayah, tetapi juga soal identitas budaya dan nasionalisme yang mengakar.Baca juga: Kamboja Tutup Perbatasan, Bentrokan dengan Thailand Masih BerkecamukLantas, kuil-kuil apa saja yang menjadi sengketa dan bahkan menimbulkan konflik Thailand-Kamboja?Kuil Preah Vihear, atau dikenal sebagai Khao Phra Viharn di Thailand, menjadi simbol utama dalam sengketa.Terletak di tebing pegunungan Dangrek, kuil Hindu abad ke-11 ini dibangun bahkan 100 tahun sebelum Angkor Wat yang lebih terkenal.Selain Preah Vihear, dua kuil kuno lain juga turut disengketakan, yaitu:Ketiganya (termasuk Preah Vihear) berada di wilayah perbukitan yang jadi batas geografis antara Thailand dan Kamboja.Konflik ini berakar dari masa kolonial, ketika Perancis menguasai Kamboja sebagai bagian dari Indochina. Perjanjian Perancis-Siam tahun 1904 dan 1907 digunakan untuk menggambar ulang batas wilayah.Peta Lampiran I, yang dibuat Perancis pada 1907, menjadi titik kritis. Peta tersebut menempatkan Preah Vihear di wilayah Kamboja, berbeda dengan ketentuan perjanjian yang menyatakan batas harus mengikuti aliran sungai pegunungan Dangrek.Thailand (saat itu Siam) tidak secara resmi menyanggah isi peta saat itu, dan hal ini menjadi senjata hukum penting bagi Kamboja di kemudian hari.Baca juga: KBRI Phnom Penh Imbau WNI Waspada Terkait Ketegangan Kamboja dan ThailandPada 1962, Mahkamah Internasional (ICJ) memutuskan bahwa kuil Preah Vihear menjadi milik Kamboja. Salah satu dasar keputusan itu adalah fakta bahwa Siam tidak menyampaikan keberatan resmi terhadap peta Lampiran I pada 1907.Namun, keputusan ICJ tidak menjawab siapa yang berhak atas wilayah di sekitar kuil, termasuk akses jalan penting dari sisi Thailand. Inilah yang membuat ketegangan terus berlangsung.Thailand tetap berpegang pada argumen bahwa batas seharusnya mengikuti garis daerah aliran sungai sesuai perjanjian asli, bukan peta buatan kolonial. Dengan begitu, mereka menilai Preah Vihear seharusnya berada di sisi mereka.TANG CHHIN SOTHY / AFP Seorang polisi Kamboja terlihat di candi Preah Vihear yang berada di dekat perbatasan dengan Thailand. Pengadilan Internasional memutuskan wilayah di sekitar candi yang diperebutkan Thailand dan Kamboja sejak 2011, merupakan wilayah kedaulatan Kamboja.
(prf/ega)
Ini Kuil Kuno yang Jadi Sumber Konflik Thailand-Kamboja
2026-01-12 08:27:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 08:23
| 2026-01-12 08:21
| 2026-01-12 08:21
| 2026-01-12 08:18
| 2026-01-12 08:04










































