Wakapolri Yakin SMA Kemala Taruna Bhayangkara Jadi Pusat Bentuk Generasi Unggul

2026-01-12 06:24:13
Wakapolri Yakin SMA Kemala Taruna Bhayangkara Jadi Pusat Bentuk Generasi Unggul
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo mengatakan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) di Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat, bukan sekadar tempat pendidikan. Dia meyakini sekolah tersebut menjadi pusat pembentukan generasi unggul."Keberadaan sekolah ini bukan hanya tempat pendidikan, tetapi pusat pembentukan karakter yang menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi penerus bangsa yang unggul, berakhlak, dan berdaya saing global," ujar Dedi dalam sambutannya saat meninjau pembangunan sekolah, Kamis .Dia mengatakan pembangunan karakter merupakan kunci pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurut dia, kualitas manusia bisa menjadi penentu kemajuan bangsa."Sumber daya alam yang melimpah tidak akan berarti banyak jika tidak dikelola oleh sumber daya manusia yang mumpuni. Di sinilah urgensi kita menyiapkan generasi yang mampu membawa Indonesia melakukan lompatan besar menjadi negara maju," tuturnya.Dia memberi contoh Singapura yang disebutnya berhasil melesat menjadi negara maju meski dengan sumber daya alam minim. Dia juga memberi gambaran jumlah mahasiswa luar negeri di kampus terbaik dunia. "Saat ini hampir 134 ribu putra-putri Tiongkok belajar di Harvard dan kampus top Amerika. India mengirim 90 ribu, Vietnam 30 ribu, sedangkan Indonesia masih di bawah 10 ribu," ujarnya. Data tersebut, menurut dia, menunjukkan Indonesia harus mempercepat pembangunan sekolah unggulan. Hal tersebut sesuai dengan perhatian utama Presiden Prabowo Subianto."Alhamdulillah, kami dipertemukan dengan Mas Dirgayuza dan Mas Miftah Sabri yang punya visi besar dalam pendidikan. Angkatan pertama berjumlah 120 siswa adalah kebanggaan kami. Mereka menunjukkan kualitas, karakter, dan potensi luar biasa," ucapnya.Dedi mengatakan penanaman 12 karakter kebayangkaraan merupakan upaya membentuk generasi unggul. Dia berharap sekolah tersebut bisa mempersiapkan generasi emas Indonesia."Animo tahun ini harus kita gas lagi. Target kita minimal 15 ribu pendaftar. Dari jumlah besar itu, kita bisa menyeleksi bibit unggul yang benar-benar siap menjadi generasi emas Indonesia," ujarnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lebih lanjut, Purwadi menyampaikan arahan terkait reformasi birokrasi dari Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan birokrasi harus semakin responsif dan tidak mempersulit masyarakat.Birokrasi juga diminta memiliki komitmen yang kuat terhadap efektivitas alokasi anggaran dan pemberantasan korupsi serta kebocoran anggaran.“Sebab, tanpa integritas, tidak mungkin kita membangun birokrasi yang dipercaya publik,” ungkapnya. Baca juga: Menteri PANRB Rini Raih Penghargaan Adibhakti Sanapati 2025 dari BSSNPerlu diketahui, mulai 2023, Kementerian PANRB mendorong pelaksanaan evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Mandiri di sejumlah kementerian/lembaga.Sampai saat ini, penilaian tersebut diperluas pada 19 kementerian/lembaga (K/L) dan lima pemerintah provinsi termasuk Mahkamah Agung (MA).Purwadi juga memberikan apresiasi kepada MA yang telah menunjukkan upaya memperkuat integritas ke tahap yang lebih matang. “Capaian ini merupakan buah dari kerja keras, komitmen dan keteladanan dalam menjaga integritas serta meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat,” katanya.Dia menyampaikan, untuk menjaga keberlanjutan reformasi birokrasi, diperlukan upaya untuk memastikan langkah-langkah ke depan berjalan dengan konsisten, menyeluruh, dan semakin berdampak.Baca juga: Menteri PANRB Dukung Badan Narkotika Nasional Akselerasi Program P4GNPertama, pembangunan zona integritas harus terus diperluas. Kedua, pemanfaatan digitalisasi proses peradilan perlu ditingkatkan. Ketiga, memperkuat mekanisme pengawasan dan pencegahan korupsi. Keempat, kualitas sumber daya manusia (SDM) peradilan harus terus ditingkatkan secara berkelanjutan serta perlu kolaborasi yang berkelanjutan.Prestasi tersebut bukan hanya untuk keberhasilan administratif, tetapi wujud inspirasi bagi satuan kerja lain untuk terus melakukan perbaikan dan memperkuat budaya kerja yang berkualitas.“Saya berharap, upaya ini menjadi pemicu bagi lahirnya lebih banyak perubahan konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat,” jelasnya. Baca juga: Target Penempatan 500.000 PMI pada 2026, Menteri PANRB Siap Dukung Penguatan Kelembagaan Kementerian P2MI

| 2026-01-12 06:31