ISMAYA Group Salurkan Donasi Rp 300 Juta untuk Dukung Pemulihan Pascabencana di Sumatera

2026-02-04 09:31:54
ISMAYA Group Salurkan Donasi Rp 300 Juta untuk Dukung Pemulihan Pascabencana di Sumatera
— ISMAYA Group menyalurkan donasi Rp 300 juta untuk mendukung upaya bantuan darurat dan tahap awal pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatera.Donasi tersebut disalurkan melalui platform Kitabisa.com sebagai bentuk kepedulian ISMAYA Group terhadap keluarga-keluarga yang terdampak bencana dan tengah menghadapi berbagai tantangan dalam menata kembali kehidupan mereka.Chief Executive Officer (CEO) ISMAYA Group Bram Hendrata mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas perusahaan dalam mendampingi proses pemulihan masyarakat terdampak.Menurut Bram, proses pemulihan pascabencana tidak dapat dijalankan sendiri, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kepedulian bersama dari berbagai pihak.“Ini adalah masa yang tidak mudah bagi banyak keluarga di Sumatera dan kami turut merasakannya. Melalui kontribusi ini, kami berharap dapat membantu, berkontribusi, dan mendampingi dalam proses pemulihan,” ujar Bram dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Senin .Ia menegaskan, meski donasi tersebut merupakan langkah sederhana, ISMAYA Group berharap kontribusi ini dapat meringankan beban keluarga terdampak, khususnya pada fase awal pemulihan.ISMAYA Group juga menyatakan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari upaya kolektif dalam mendukung pemulihan pascabencana.Perusahaan meyakini bahwa langkah-langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama dapat memberikan dampak yang berarti bagi komunitas.Selain menyalurkan donasi perusahaan, ISMAYA Group turut membuka ruang partisipasi bagi pelanggan dan masyarakat luas untuk ikut berkontribusi membantu korban bencana di Sumatera.Penggalangan dana dilakukan melalui inisiatif bersama di platform Kitabisa.com dan dapat diakses melalui tautan https://kitabisa.com/campaign/bersamapulihkansumatera. Donasi dibuka hingga Rabu .Melalui inisiatif tersebut, ISMAYA Group berharap semangat solidaritas dan kepedulian dapat terus terjaga seiring dengan masyarakat di wilayah terdampak yang berupaya bangkit dan melangkah ke depan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-02-04 08:30