Menko Airlangga Sebut Indonesia Dorong Reformasi Tata Kelola Global di G20

2026-01-14 08:30:50
Menko Airlangga Sebut Indonesia Dorong Reformasi Tata Kelola Global di G20
JAKARTA, - Pemerintah menegaskan perlunya perubahan tata kelola global agar lebih inklusif bagi negara berkembang pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan.Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa momentum Presidensi Afrika Selatan menjadi titik penting penegasan kembali suara Global South dalam forum ekonomi terbesar dunia itu.Airlangga menjelaskan bahwa Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menghadiri dua sesi utama yang membahas pembiayaan pembangunan, ekonomi berkelanjutan, perubahan iklim, hingga transisi energi.“KTT ini bersejarah karena pertama kali diadakan di benua Afrika di bawah Presidensi Afrika Selatan, dengan tema Solidarity, Equality, and Sustainability,” ujar Airlangga dalam konferensi pers pada Minggu .Baca juga: MK Batalkan HGU 190 Tahun, Menko Airlangga Pastikan IKN Sesuai RencanaIndonesia, katanya, mendorong agar sistem pembiayaan internasional lebih mudah diakses dan setara.Airlangga menyampaikan pentingnya penghapusan utang, pendanaan transisi hijau, dan mekanisme pembiayaan inovatif untuk menjamin pembangunan jangka panjang.Indonesia juga menawarkan contoh solusi digital murah melalui QRIS yang kini diadopsi berbagai negara ASEAN hingga Jepang dan Korea.Airlangga menambahkan bahwa Indonesia meminta G20 membuka dialog khusus mengenai ekonomi berbasis kecerdasan buatan (AI economy) karena teknologi keuangan berkembang sangat cepat.Menurutnya, negara berkembang tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, melainkan harus ikut berperan dalam pembentukan standar dan pengaturan global.Lebih jauh, Menko Airlangga mengatakan di bidang ketahanan pangan, Indonesia menekankan bahwa pangan bukan hanya agenda ekonomi, melainkan kebutuhan fundamental.Indonesia mengingatkan bahwa lebih dari 720 juta orang di dunia masih menghadapi kelaparan.Pemerintah menawarkan model program makan bergizi gratis sebagai contoh kebijakan yang dapat mendorong rantai pasok lokal dan menggerakkan perekonomian akar rumput.Indonesia juga menyoroti ancaman bencana dan konflik global yang semakin kompleks.Airlangga menyampaikan bahwa Wakil Presiden mengingatkan G20 mengenai dampak krisis di Gaza, Ukraina, Sudan, hingga kawasan Sahel.Ia menegaskan perlunya menjadikan aspek kemanusiaan sebagai pusat pengambilan keputusan global. “Bencana tidak hanya bersifat alamiah, tetapi sebagian adalah tindakan manusia itu sendiri,” tandasnya.Baca juga: Airlangga: Indonesia Percepat Transformasi Perdagangan Global lewat Paperless Trade


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

“Fitur ini dapat memberi kendali kepada pengguna untuk menetapkan batas waktu menonton Shorts. Intervensi kecil seperti ini penting untuk membantu anak dan remaja belajar mengatur diri, jelas Graham.Pantauan KompasTekno, area Mental Health Shelf dan fitur pembatasan Shorts memang sudah bisa dijajal di Indonesia.Seperti disebutkan di atas, rak Mental Health Shelf yang dilabeli From health sources akan muncul ketika pengguna memasukkan kata kunci yang berkaitan dengan penyakit mental.Baca juga: MTV Tutup Lima Channel Musik Akhir 2025, Tergeser YouTube dan Medsos?Sementara fitur pembatasan YouTube Shorts bisa diakses melalui menu pengaturan, tepatnya Settings > Time management > dan Shorts feed limit./Bill Clinten Fitur pembatasan waktu menonton Shorts yang baru dirilis YouTube di Indonesia.Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja mengatakan kedua fitur ini merupakan komitmen YouTube untuk membantu remaja Indonesia membangun kebiasaan digital yang lebih sehat serta mengakses informasi yang lebih bertanggung jawab.Di Indonesia, Suwandi menyebut kesehatan mental remaja akan menjadi salah satu fokus dan perhatian YouTube di Indonesia.“Kami sangat serius dengan komitmen kami soal kesehatan mental, dan ini akan menjadi topik yang akan terus menjadi fokus YouTube ke depannya,” kata Suwandi./Bill Clinten Country Head YouTube Indonesia, Suwandi Widjaja dalam acara Beranda Jiwa di kantor Google Indonesia di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis .Meski jadi fokus YouTube di masa depan, Suwandi menambahkan bahwa dukungan kreator dan pakar menjadi elemen penting agar komitmen ini juga bisa dijalankan dengan baik.Baca juga: YouTube Sulap Video Burik Lawas Jadi Bening dengan AI“Kami membutuhkan bantuan dan kerja sama untuk melanjutkan komitmen kami dan program terkait kesehatan mental di masa depan, sekaligus memperluas jangkauannya,” pungkas Suwandi.

| 2026-01-14 08:10