Wakapolri Fokus Buka Akses Desa Terisolasi Pascabanjir dan Longsor di Tapteng

2026-01-11 14:49:33
Wakapolri Fokus Buka Akses Desa Terisolasi Pascabanjir dan Longsor di Tapteng
MEDAN, - Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo meminta pembukaan akses jalan yang terputus akibat banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, menjadi fokus utama.Hal ini agar jalur logistik untuk desa yang terisolasi bisa lebih lancar.Ia mengatakan, pihak kepolisian telah menurunkan sejumlah alat berat untuk proses percepatan penanganan.“Sesuai dengan perintah Bapak Kapolri, alat berat ini bagian yang menjadi fokus utama kami, ya, dalam rangka untuk mempercepat akses-akses (jalan) biar dibuka. Kalau akses-akses dibuka, maka jalur logistik bisa lebih lancar,” ujar Dedi dalam keterangan tertulisnya, Minggu .Dedi menyampaikan hal tersebut saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Tapteng pada Sabtu .Ia datang untuk mengevaluasi kebutuhan penanganan pascabencana yang telah berlangsung selama satu bulan terakhir.Baca juga: Sebulan Usai Banjir Tapteng, Sumber Air Warga Sorkam Tercemar LumpurDedi juga mengatakan, untuk mendukung kinerja personel di lapangan, pihaknya juga merencanakan penambahan armada dan kendaraan operasional.“Jadi, kita perlu penambahan-penambahan lagi nanti untuk beberapa kebutuhan Bhabinkamtibmas, termasuk kendaraan double cabin karena di sini masih ada dusun (desa) yang betul-betul terisolir,” katanya.Selain fokus pada pembukaan akses jalan, polisi juga menyediakan fasilitas air bersih melalui pengeboran di 15 titik.Fasilitas tersebut ditempatkan di lokasi pengungsian, rumah ibadah, hingga kantor pelayanan publik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.Baca juga: Korban Bencana Tapteng Curhat ke Bobby: Rumah Saya Hilang, Tersapu Longsor, Tertanam LumpurMenurut Dedi, pemenuhan kebutuhan air bersih merupakan hal yang sangat mendesak dan harus ditangani secara cepat dan menyeluruh agar tidak berdampak pada kesehatan warga.Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan sembako untuk lima kecamatan yang paling parah terdampak.Sebelumnya diberitakan, peristiwa banjir dan longsor menerjang Tapteng, Senin . Akibat musibah ini tercatat sebanyak 133 orang meninggal, 37 hilang, dan luka-luka 11 orang.


(prf/ega)