- Bencana longsor melanda Dusun Tarukan dan Dusun Cibuyut, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, pada Kamis malam. Tiga orang meninggal dunia, sementara 20 lainnya masih dinyatakan hilang. Ratusan personel dari tim gabungan telah dikerahkan untuk melakukan pencarian dan evakuasi.Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan duka mendalam atas musibah tersebut.“Kami menyampaikan bela sungkawa dan keprihatinan yang mendalam atas musibah tanah longsor di Majenang, Cilacap. Saat ini tiga korban telah ditemukan meninggal dunia dan 20 warga masih dalam pencarian,” ungkap Luthfi dalam keterangan tertulis, Jumat .Baca juga: Ibu, Anak, dan Keponakan Korban Longsor Cibeunying Cilacap Dimakamkan BerdekatanLuthfi menegaskan bahwa penanganan terus dilakukan secara maksimal dengan fokus pada pencarian korban yang belum ditemukan. BPBD Jateng, Basarnas Cilacap, BPBD Kabupaten Cilacap, TNI/Polri, Dinkes, dan Dinsos dilibatkan dalam operasi tersebut.“Saat ini, personel, peralatan, dan logistik dari Pemprov Jateng sudah diturunkan di sana. Kita bahu membahu melakukan penanganan dan proses evaluasi bersama jajaran pemerintah Kabupaten Cilacap, TNI, dan Polri,” lanjutnya.Baca juga: Ibu, Anak, dan Keponakan Korban Longsor Cibeunying Cilacap Dimakamkan BerdekatanPemprov Jateng juga telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan pihak terkait untuk menangani dampak bencana. Longsor terjadi sekitar pukul 21.00 setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Material longsor menimbun permukiman, menyebabkan penurunan tanah sedalam 2 meter dan retakan sepanjang 25 meter.Baca juga: Kades Ungkap Sudah Ada Tanda-Tanda Sebelum Longsor Besar Terjang Desa Cibeunying, CilacapKepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggulangan, menyebutkan terdapat 46 jiwa dari 17 kepala keluarga yang terdampak.“Saat ini kami fokus pada pencarian korban yang hilang dan tertimbun longsoran tanah. Kami akan terus berupaya sampai korban ditemukan,” kata Bergas.Hingga Jumat siang, tiga korban meninggal yang ditemukan adalah Julia Lestari (20), Maya Dwi Lestari (15), dan Yuni (45), semuanya berasal dari Dusun Tarukan.Sebanyak 20 warga lainnya masih hilang, terdiri dari enam warga Dusun Tarukan dan 14 warga Dusun Cibuyut. Tiga warga terluka—Maya, Haryanto, dan Andi—sudah dirawat di RSUD Majenang.Baca juga: 5 Korban Longsor Cibeunying Cilacap Jalani Perawatan Intensif, 20 Warga Terus DicariLongsor menghancurkan delapan rumah, satu rumah mengalami kerusakan sedang, sementara 16 rumah lain terancam. Luas area terdampak mencapai 6,5 hektare.
(prf/ega)
Longsor Cilacap: Rumah Hancur, Warga Mengungsi, Pencarian Diperluas
2026-01-12 06:10:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:50
| 2026-01-12 06:16
| 2026-01-12 05:49
| 2026-01-12 05:35










































