Profil Muhammad Hafizh, Atlet Solo yang Ikut Antar Indonesia Raih Emas Perdana SEA Games 2025

2026-01-12 08:04:59
Profil Muhammad Hafizh, Atlet Solo yang Ikut Antar Indonesia Raih Emas Perdana SEA Games 2025
- Cabang olahraga taekwondo nomor poomsae beregu putra berhasil menyumbang medali emas pertama bagi Indonesia di SEA Games 2025.Tim beregu putra Indonesia ini terdiri dari Muhammad Alfi Kusuma, Muhammad Hafizh Fachrur Rhozi, dan Muhammad Rizal. Trio Muhammad ini mengumpulkan poin tertinggi dari aksi di atas matras.Muhammad Hafizh Fachrul Rhazy merupakan atlet Taekwondo asal Kota Solo.Baca juga: Implikasi Mundurnya Kamboja dari Semua Cabang SEA Games 2025Kabar kemenangan atlet muda tersebut awalnya beredar di komunitas Taekwondo, sebelum akhirnya dikonfirmasi oleh tempatnya berlatih, Dojang Koguryo Manahan.Dikutip dari Tribun Solo, Kamis , pengurus Dojang Koguryo Manahan, Pungky Kusuma, memastikan, Hafizh resmi menjadi atlet Indonesia pertama yang mempersembahkan emas pada gelaran SEA Games edisi kali ini.“Benar, atlet Taekwondo asal Kota Solo jadi atlet pertama yang meraih medali emas di SEA Games 2025 Thailand,” ujarnya.Pungky menambahkan bahwa Hafizh bukan sosok baru. Ia dikenal memiliki teknik poomsae yang kuat, gerakan presisi, serta mental bertanding yang matang.Prestasi gemilang Hafizh disambut hangat masyarakat Kota Solo yang mengenalnya sebagai salah satu talenta terbaik dari Dojang Koguryo Manahan.Kabar ini juga mendapat perhatian pemerintah pusat. Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, memberikan apresiasi melalui unggahan Instagram dan menyebut Hafizh sebagai inspirasi bagi atlet muda Indonesia."Alhamdulillah hari ini Indonesia  mendapatkan medali emas pertama di SEA Games 2025 yang disumbangkan para atlet kebanggaan kita dari cabang taekwondo," ujar Menpora Erick. "Saya ucapkan selamat untuk Muhammad Rizal, Muhammad Hafizh dan Muhammad Alfi Kusuma dari tim poomsae beregu putra yang sudah menampilkan performa terbaiknya hari ini, menunjukkan semangat patriotik dan kegigihan ciri khas bangsa Indonesia," kata Menpora Erick. 


(prf/ega)