JK Minta Pemerintah Percepat Bantuan Banjir Sumatera, Mencegah Penjarahan

2026-01-13 09:42:54
JK Minta Pemerintah Percepat Bantuan Banjir Sumatera, Mencegah Penjarahan
JAKARTA, - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) meminta pemerintah pusat mempercepat distribusi bantuan di wilayah terdampak bencana guna mencegah terjadinya penjarahan.Hal tersebut disampaikan JK saat menanggapi pertanyaan wartawan terkait kabar peristiwa penjarahan usai banjir di Sumatera.“Yang pertama kita imbau pemerintah dulu cepat membantu agar tidak terjadi penjarahan. Cepat membantu agar tidak terjadi penjarahan,” kata JK.JK berbicara setelah meninjau gudang logistik PMI di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin .Baca juga: PMI Kirim 60 Mobil Tangki Air Bantu Korban Bencana SumateraJK mengatakan, aksi penjarahan terjadi karena kondisi darurat yang membuat warga kelaparan dan tidak memiliki akses terhadap kebutuhan pokok.“Ini keadaan darurat sekali, mereka mau makan. Itu terjadi karena mereka lapar. Karena itu bantuan harus cepat,” ujarnya.JK juga meminta agar bantuan tidak hanya fokus pada tahap tanggap darurat tetapi juga memperhatikan kebutuhan pascabencana.Baca juga: Update Bencana Sumatera: 442 Orang Meninggal, 402 Warga Masih HilangDia menekankan bahwa proses rehabilitasi membutuhkan waktu dan sumber daya besar mengingat jumlah rumah rusak mencapai puluhan ribu dan jutaan warga terdampak.“Jangan lihat selesai banjir langsung saja. Rumah yang rusak berapa puluh ribu, orang yang terdampak berapa juta. Rehabilitasi itu sama sulitnya,” tuturnya.Lebih lanjut, JK mengatakan, PMI telah berkoordinasi dengan pemerintah serta sejumlah pihak swasta yang menawarkan bantuan, termasuk pembangunan jembatan di beberapa wilayah.PMI, kata dia, akan melakukan pengukuran dan peninjauan untuk menentukan jembatan mana yang dapat segera dibangun kembali.“Ada juga beberapa pengusaha yang ingin membantu jembatan. Kita akan nanti kumpulkan jembatan apa yang bisa dibantu. Karena mereka ingin langsung,” ucap dia.Dilansir Kompas TV, pembobolan serta penjarahan mini market terjadi di sejumlah lokasi di wilayah Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.Sejumlah warga terlihat membobol sebuah mini market dan mengambil sejumlah barang dan makanan hingga ludes.Baca juga: Empat Hari Terisolasi Banjir di Aceh Tamiang, Nila Menerobos Hutan demi Selamat ke MedanBelum diketahui pasti apakah aksi penjarahan ini dipicu oleh warga yang kini masih terisolasi dan kekurangan makanan akibat dampak banjir bandang dan longsor.Namun, Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Ferry Walintukan mengimbau warga agar tetap bersabar dan menyebut tim gabungan tengah dalam tahapan pendistribusian bantuan terhadap korban banjir dan longsor.Menurut Polda Sumut, insiden ini kini ditangani Polres Tapanuli Tengah.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Sekali lagi melihatnya sekali mungkin tidak menjadi tantangan, tetapi melihatnya berkali-kali bisa mendistorsi pandangan anak tentang body image mereka sendiri, ujar Graham.Ada beberapa konten yang dibatasi oleh YouTube untuk dikonsumsi pra-remaja dan remaja secara berulang, salah satunya konten dengan topik yang membahas tentang perbandingan ciri fisik seseorang.Kemudian topik yang mengidealkan beberapa tipe fisik, mengidealkan tingkat kebugaran atau berat badan tertentu, serta menampilkan agresi sosial seperti perkelahian tanpa kontak dan intimidasi.Selanjutnya adalah topik yang menggambarkan remaja sebagai sosok yang kejam dan jahat, atau mendorong remaja untuk mengejek orang lain,menggambarkan kenakalan atau perilaku negatif, dan nasihat keuangan yang tidak realistis atau buruk.Inilah mengapa YouTube bekerja sama dengan pemerintah dan para ahli, dalam hal ini Kemenkomdigi RI, psikolog, dan psikiater.Mereka adalah para panutan yang telah benar-benar mendorong kemajuan tentang bagaimana kita bisa meningkatkan informasi seputar kesehatan mental, ucap Graham.Kompas.com / Nabilla Ramadhian Tampilan fitur Teen Mental Health Shelf di YouTube.Berkaitan dengan kolaborasi tersebut, Graham mengumumkan bahwa pihaknya meluncurkan fitur Teen Mental Health Shelf, yang dirancang khusus untuk membantu menjaga kesehatan mental remaja.Baca juga: Ribuan Iklan Rokok Serbu Youtube, Ruang Anak TerancamIni untuk para remaja di Indonesia yang akan menggunakan platform kami untuk mencari topik-topik sensitif seperti depresi, kecemasan, atau perundungan, jelas Graham.

| 2026-01-13 08:56