Baterai Terbakar Jadi Biang Kerok Kebakaran Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang

2026-01-12 06:11:52
Baterai Terbakar Jadi Biang Kerok Kebakaran Terra Drone yang Tewaskan 22 Orang
JAKARTA, - Suasana santai saat jam makan siang di kantor Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, mendadak berubah mencekam.Dalam sekejap, api membakar lantai dasar gedung, tempat gudang penyimpanan kantor tersebut.Kepulan asap hitam membubung tinggi, memenuhi seisi gedung kantor enam lantai itu.Insiden itu menewaskan 22 orang. Bukan karena terbakar, tetapi karena lemas usai menghirup asap pekat selama terjebak di bangunan tanpa jendela itu.Sementara beberapa karyawan lainnya berhasil menyelamatkan diri.Kebakaran mulai diketahui sejak pukul 12.43 WIB.Tim damkar kemudian meluncur ke lokasi kejadian dan mulai melakukan pemadaman pada pukul 12.50 WIBSekitar pukul 14.10 WIB, tim damkar telah berhasil memadamkan api dan melakukan pendinginan di lokasi kejadian.Baca juga: Momen Korban Kebakaran Terra Drone Selamatkan Diri Saat Kebakaran, Ada yang Lompat dan Pakai TaliKapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kebakaran berawal saat ada baterai drone yang terbakar di lantai satu gedung.Kebakaran itu sempat dipadamkan oleh karyawan PT Terra Drone, tetapi ternyata api sudah menyebar."Kemudian ternyata baterai terbakar ini menyebar karena di lantai satu ini adalah salah satu tempat gudangnya," tutur Susatyo di lokasi kejadian pada Selasa.Saat kebakaran terjadi, para karyawan sedang istirahat makan siang di dalam kantor dan ada pula yang berada di luar kantor.Para karyawan yang istirahat di kantor berada di lantai 2, lantai 3 hingga lantai 6."Kemudian pada saat terbakar, api semakin membesar, kemudian asap itu sampai naik ke lantai 6," ujar Susatyo.Baca juga: 10 Pertanyaan yang Mengungkap Fakta di Balik Kebakaran Terra Drone KemayoranSetelah api padam  sepenuhnya di keenam lantai gedung, petugas damkar, Palang Merah Indonesia (PMI) dan kepolisian mulai menemukan korban meninggal dunia secara bertahap.


(prf/ega)