Ignasius Jonan Siap jika Diberi Jabatan oleh Prabowo: Kalau Saya Mampu...

2026-01-12 05:40:40
Ignasius Jonan Siap jika Diberi Jabatan oleh Prabowo: Kalau Saya Mampu...
JAKARTA, - Mantan Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) Ignasius Jonan mengaku siap jika diberi tugas dan amanah untuk mengemban jabatan tertentu oleh Presiden Prabowo Subianto.Hal ini dikatakannya pasca berbincang dengan Prabowo selama dua jam di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin ."Kalau sebagai warga negara, kalau diminta untuk bekerja untuk negara ya mestinya siap, kalau mampu. Kalau saya mampu sih, ya (siap). Itu aja sih. Ya tergantung yang ngasih tugas," kata Jonan setelah bertemu Prabowo, Senin.Jonan mengungkapkan, dirinya siap menerima tawaran apapun selama bisa ia lakukan.Baca juga: 2 Jam Bertemu Prabowo, Ignasius Jonan Bantah Bahas Kereta CepatNamun sebaliknya, ia bisa saja menolak jika tidak menyanggupi."Ya itu saya kira setiap warga negara, ya. Kalau ditugaskan ya, kalau selama saya bisa pasti mau sih. Kalau saya bisa," tutur dia.Namun, ia tidak berkomentar lebih jauh mengenai hal itu.Jonan hanya mengeklaim tidak menerima tawaran apa pun sejauh ini.Termasuk, tawaran menjadi Menteri Perhubungan (Menhub), mengingat ia pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan."Oh nggak, nggak ada (tawaran). Kita diskusi aja. Saya diskusi sharing pandangan saya sebagai rakyat. Itu aja kok. Boleh dong," katanya menolak.Begitu pula ketika ditanya terkait polemik utang KCJB.Baca juga: Eks Dirut KAI Ignasius Jonan Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas Polemik Kereta Cepat Whoosh?Ia beralasan sudah pensiun dari kabinet, sehingga tidak elok menyampaikan pendapatnya terkait proyek yang sempat ditentangnya dahulu.Jonan mengeklaim, Prabowo juga tidak bertanya kepadanya terkait pandangannya mengenai proyek Whoosh.Oleh karenanya, tidak ada yang ingin ia sampaikan terkait proyek itu, termasuk cara melunasi utang Whoosh dan opsi perpanjangan tenor."Saya kira kalau, saya nggak tahu ya, soal Whoosh sih beliau nggak tanya ke saya pandangannya apa segala, nggak. Saya nggak komentar soal yang begituan. Wong saya udah pensiun, nggak punya kewenangan kok. Nggak, jangan. Nggak boleh," bantahnya lagi.


(prf/ega)